<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Headline News Arsip - Mata Pantura</title>
	<atom:link href="https://matapantura.id/category/headline-news/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://matapantura.id/category/headline-news/</link>
	<description>Jendela Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Mar 2026 09:55:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://matapantura.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-MP-36x36.png</url>
	<title>Headline News Arsip - Mata Pantura</title>
	<link>https://matapantura.id/category/headline-news/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Salembaran: Sampah Menumpuk, Bupati Tangerang Tidak Pernah Fokus dengan Satu Persoalan</title>
		<link>https://matapantura.id/warga-salembaran-sampah-menumpuk-bupati-tangerang-tidak-pernah-fokus-dengan-satu-persoalan/</link>
					<comments>https://matapantura.id/warga-salembaran-sampah-menumpuk-bupati-tangerang-tidak-pernah-fokus-dengan-satu-persoalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[MATAPANTURA.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 09:55:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[salembaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=9563</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Tangerang, matapantura.id &#8211; Viral di media sosial, ternyata tak otomatis viral di lapangan. Itulah yang mungkin tengah dirasakan warga Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Sebuah tumpukan sampah yang begitu “megah” masih setia menemani sisi jalan raya hingga Kamis, 26 Maret 2026, meski sehari sebelumnya sudah diabadikan dalam video yang tersebar luas. Jika berkendara di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/warga-salembaran-sampah-menumpuk-bupati-tangerang-tidak-pernah-fokus-dengan-satu-persoalan/">Warga Salembaran: Sampah Menumpuk, Bupati Tangerang Tidak Pernah Fokus dengan Satu Persoalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Tangerang, <a href="http://matapantura.id">matapantura.id</a> &#8211;</strong> Viral di media sosial, ternyata tak otomatis viral di lapangan. Itulah yang mungkin tengah dirasakan warga Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Sebuah tumpukan sampah yang begitu “megah” masih setia menemani sisi jalan raya hingga Kamis, 26 Maret 2026, meski sehari sebelumnya sudah diabadikan dalam video yang tersebar luas.</p>
<p>Jika berkendara di sepanjang jalan Salembaran menuju Kampung Melayu, pemandangan yang “menyegarkan” mata dalam tanda kutip yang sangat tebal akan menyambut. Namun disuguhkan dengan tumpukan sampah yang membentang panjang. Kantong plastik warna-warni, sisa makanan yang sudah tak jelas bentuknya, dan limbah rumah tangga bergulung-gulung menjadi satu simfoni kekacauan yang sulit diabaikan.</p>
<p>Namun, keindahan visual “tumpukkan” ini ternyata belum lengkap tanpa sentuhan aksesoris alamiah. Hujan atau genangan air tampaknya telah memberikan sentuhan akhir: jalanan di sekitarnya berubah menjadi arena air Lindi licin yang memanjang. Genangan air keruh, bercampur lindi dari sampah, mengalir manis menuju badan jalan. Seolah alam sedang membuat parit dadakan yang sayang jika dilewatkan.</p>
<p>“Haduuh, Tangerang semakin gemilang, Tangerang semakin gemilang,” ujar Ardiansyah, seorang warga Salembaran, dalam video yang dibagikannya dengan nada yang terdengar seperti pujian, namun menyimpan pesan yang menusuk.</p>
<p>&#8220;Bupati Tangerang tidak pernah fokus menangani satu persoalan yang sudah bertahun-tahun tak kunjung terselesaikan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ia pun menyoroti satu ironi klasik: “Ini di Kabupaten Tangerang begini amat, katanya kemarin Bupati Tangerang baru lewat sini, mana, gak dibersihin.”</p>
<p>Store-nya (ceritanya) memang begitu: seorang pejabat daerah melintas, kamera ponsel warga berbunyi, ekspektasi publik naik. Tapi hingga Kamis siang, tak ada sapu, tak ada truk sampah, tak ada gerakan. Hanya ada tumpukan sampah yang tetap gagah berdiri, seolah menertawakan janji yang hanya lewat dalam hitungan detik.</p>
<p>Kondisi ini bukan hanya soal estetika yang memprihatinkan. Lebih dari itu, bau tak sedap yang menyengat sudah menjadi “parfum” gratis bagi pengguna jalan dan warga sekitar. Lalu lintas pun mulai terganggu, karena tumpukan itu dengan santai memakan sebagian badan jalan. Belum lagi potensi penyakit yang siap menjadi “buah tangan” bagi warga yang terpaksa beraktivitas di tengah tumpukan itu.</p>
<p>Pertanyaan besarnya kini bukan lagi soal apakah sampah itu ada, melainkan: apakah “gemilang” yang dimaksud dalam seruan warga itu adalah julukan baru untuk tumpukan sampah yang dibiarkan berjaya di Teluknaga? Semoga petugas kebersihan segera menemukan jalannya, sebelum kata “gemilang” berubah menjadi <em>eufemisme</em> untuk kelalaian.</p>
<p><strong>(Ard/Rdk)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/warga-salembaran-sampah-menumpuk-bupati-tangerang-tidak-pernah-fokus-dengan-satu-persoalan/">Warga Salembaran: Sampah Menumpuk, Bupati Tangerang Tidak Pernah Fokus dengan Satu Persoalan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/warga-salembaran-sampah-menumpuk-bupati-tangerang-tidak-pernah-fokus-dengan-satu-persoalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Tangerang Tanam Pohon Bersama Sinarmas Land di Pagedangan</title>
		<link>https://matapantura.id/wakil-bupati-tangerang-tanam-pohon-bersama-sinarmas-land-di-pagedangan/</link>
					<comments>https://matapantura.id/wakil-bupati-tangerang-tanam-pohon-bersama-sinarmas-land-di-pagedangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[MATAPANTURA.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2025 01:02:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Pagedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinarmas land]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=9454</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Tangerang, matapantura.id &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan aksi penanaman pohon yang bertema &#8220;Hijaukan Bumi, Selamatkan Generasi&#8221;. Acara tersebut dilaksanakan di Kampung Cicayur Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Rabu (17/9/2025). Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan sangat mengapresiasi aksi penanaman pohon tersebut yang diharapkan makin banyak elemen masyarakat, pemerhati lingkungan dan pihak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/wakil-bupati-tangerang-tanam-pohon-bersama-sinarmas-land-di-pagedangan/">Wakil Bupati Tangerang Tanam Pohon Bersama Sinarmas Land di Pagedangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Kabupaten Tangerang, <a href="http://matapantura.id">matapantura.id</a> &#8211;</strong> Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan aksi penanaman pohon yang bertema &#8220;Hijaukan Bumi, Selamatkan Generasi&#8221;. Acara tersebut dilaksanakan di Kampung Cicayur Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Rabu (17/9/2025).</p>
<p dir="ltr">Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan sangat mengapresiasi aksi penanaman pohon tersebut yang diharapkan makin banyak elemen masyarakat, pemerhati lingkungan dan pihak swasta lainnya yang tergerak kepeduliannya dengan aksi nyata yang membuat kualitas lingkungan menjadi lebih baik.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pagi ini, saya bersama dengan PT. Sinarmas Land, program CSR-nya menanam pohon di Desa Pagedangan Kampung Cicayur. Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi inisiatif dari Sinarmas Land, semoga langkah kecil ini bisa membuat kualitas udara di sekitar sini menjadi lebih baik dan mudah-mudahan langkah ini bisa diikuti oleh berbagai pengusaha atau pihak swasta lainnya,&#8221; ujar Wabup Intan</p>
<p dir="ltr">Dalam sambutannya, dia juga menandaskan bahwa tema kegiatan &#8220;Hijaukan Bumi Selamatkan Generasi&#8221; jangan dijadikan slogan semata tetapi tema tersebut adalah sebuah panggilan kepada semua untuk bertindak nyata bergotong royong bersama menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik. Aksi nyata ini bisa dimulai dengan aksi tanam pohon bersama dan melakukan edukasi pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan berkelanjutan sejak dini kepada anak-anak sekolah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Hijaukan Bumi, Selamatkan Generasi adalah panggilan untuk bertindak nyata. Setiap bibit pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi berharga untuk masa depan anak cucu kita, makanya hari ini adik-adik dari SDN 1 Pagedangan diundang untuk diedukasi bagaimana cara memilah sampah,&#8221; tegasnya</p>
<p dir="ltr">Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan. Berbagai program telah dicanangkan, mulai dari pengelolaan sampah, edukasi lingkungan hingga revitalisasi ruang terbuka hijau. Upaya tersebut tentu saja tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha</p>
<p dir="ltr">&#8220;Semua yang kita lakukan untuk lingkungan seperti hari ini sudah pasti tidak akan berhasil dan dirasakan manfaatnya tanpa dukungan dan peran aktif seluruh pihak, baik itu masyarakat maupun dunia usaha,&#8221; tandasnya</p>
<p dir="ltr">Pihaknya juga menghimbau masyarakat, khususnya masyarakat Pegedangan untuk terus menggiatkan aksi bersama seperti kerja bakti, membuang sampah pada tempatnya dan memilahnya dan gerakan-gerakan kebersihan lainnya dimulai dari tingkat RT sampai dengan kecamatan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya tak henti-hentinya menghimbau warga jangan buang sampah sembarangan, jangan bakar sampah sembarangan. Galakan terus kerja bakti dan bersih-bersih lingkungan karena menjaga lingkungan harus kita semuanya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr"><strong>(Rdk)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/wakil-bupati-tangerang-tanam-pohon-bersama-sinarmas-land-di-pagedangan/">Wakil Bupati Tangerang Tanam Pohon Bersama Sinarmas Land di Pagedangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/wakil-bupati-tangerang-tanam-pohon-bersama-sinarmas-land-di-pagedangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Sekda Kabupaten Tangerang Mengutuk Keras Sopir dan Pengelola Angkutan Tambang yang Langgar Perbup Nomor 12 Tahun 2022</title>
		<link>https://matapantura.id/pj-sekda-kabupaten-tangerang-mengutuk-keras-sopir-dan-pengelola-angkutan-tambang-yang-langgar-perbup-nomor-12-tahun-2022/</link>
					<comments>https://matapantura.id/pj-sekda-kabupaten-tangerang-mengutuk-keras-sopir-dan-pengelola-angkutan-tambang-yang-langgar-perbup-nomor-12-tahun-2022/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2024 10:58:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil dump truck]]></category>
		<category><![CDATA[Perbup 12 Tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Sekda Kabupaten Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8924</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Tangerang &#8211; Maraknya pelanggaran Perbup No 12 Tahun 2022 oleh truk angkutan tambang atau truk tanah, hingga menyebabkan lakalantas yang merenggut korban jiwa. Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja angkat bicara, dan mengutuk keras para sopir serta pengelola angkutan tambang. &#8220;Tentunya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami turut berbelasungkawa dan prihatin atas peristiwa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pj-sekda-kabupaten-tangerang-mengutuk-keras-sopir-dan-pengelola-angkutan-tambang-yang-langgar-perbup-nomor-12-tahun-2022/">Pj Sekda Kabupaten Tangerang Mengutuk Keras Sopir dan Pengelola Angkutan Tambang yang Langgar Perbup Nomor 12 Tahun 2022</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Tangerang</strong> &#8211; Maraknya pelanggaran Perbup No 12 Tahun 2022 oleh truk angkutan tambang atau truk tanah, hingga menyebabkan lakalantas yang merenggut korban jiwa. Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja angkat bicara, dan mengutuk keras para sopir serta pengelola angkutan tambang.</p>
<p>&#8220;Tentunya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami turut berbelasungkawa dan prihatin atas peristiwa maut akhir-akhir ini. Siapapun tidak menghendaki adanya musibah ini terjadi. Saya juga mengutuk keras aksi yang dilakukan para sopir dan pengelola angkutan tambang yang merugikan masyarakat,&#8221; tegas Soma Atmaja kepada awak media, Jumat (25/10/2024).</p>
<p>Selain mengutuk keras para sopir dan pengelola angkutan tambang, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang ini juga meminta, agar para pengusaha atau pengelola angkutan tambang serta para sopir dapat mematuhi aturan yang berlaku di Kabupaten Tangerang, hal itu tertuang dalam Perbup No 12 Tahun 2022.</p>
<p>&#8220;Para pengusaha dan sopir truk tambang, wajib mematuhi peraturan yang ada. Tentunya, Perbup No 12 Tahun 2022, dimana angkutan yang dimaksud hanya diperbolehkan beroperasi sejak 22:00 WIB hingga 05:00 WIB,&#8221; katanya.</p>
<p>Dan apabila melanggar aturan yang ada, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada para sopir dan juga para pengelola angkutan tambang di Kabupaten Tangerang.</p>
<p>Soma juga meminta agar, seluruh aparat yang berwenang dapat memberikan sanksi tegas kepada sopir-sopir yang melanggar aturan, khususnya yang tidak memiliki SIM dan STNK.</p>
<p>&#8220;Kami juga meminta agar, aparat yang berwenang dapat memberikan sanksi kepada sopir yang tidak memiliki SIM dan STNK,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Soma mengaku, bahwa pembangunan proyek Di Kabupaten Tangerang tentunya sangatlah penting untuk kemajuan daerah. Tetapi, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat tentunya perioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang.</p>
<p>&#8220;Sehingga, memang sudah seharusnya pembangunan atau proyek nasional ataupun daerah, tidak menimbulkan korban ataupun kerugian terhadap masyarakat kedepanya,&#8221; katanya.</p>
<p>Saat disinggung, terkait adanya dua orang anak yang menjadi yatim piatu yaitu Azka dan Zuandi akibat kedua orang tuanya meninggal dua tertabrak truk tanah di Bunderan Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, pada Sabtu (12/10) lalu. Soma menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tentunya sangat perihatin atas peristiwa itu.</p>
<p>Maka sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Pendidikan Azka dan Zuandi warga Kampung Kebon Tiwu, Desa Benda, Kecamatan Sukamulya itu, akan dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.</p>
<p>&#8220;Tentunya, pendidikan Azka dan Zuandi akan dipikirkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang kedepannya,&#8221; tukas Soma.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhammad Amud menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk ikut memperjuangkan hak pendidikan bagi Azka dan Zuandi.</p>
<p>&#8220;Kami di DPRD mendukung penuh permintaan ini dan siap mendorong alokasi anggaran untuk membantu Azka dan Zuandi. Pendidikan adalah prioritas utama untuk menciptakan generasi yang baik,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebelumnya beredar berita, pada Sabtu (12/10) lalu terjadi lakalantas di Bunderan Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa antara sepeda motor Honda Scopy Nopol A-4010-WAJ dengan kendaraan angkutan tambang dump truck dengan nopol B-9796-FYY.</p>
<p>Dalam peristiwa itu, pengendara sepeda motor bernama Huli Rahmadi (suami) dan Omah Ajhari (istri) meninggal dunia dilokasi, sementara anaknya yang menjadi yatim piatu mengalami luka berat dan dilarikan ke RS Metro Cikupa.</p>
<p><b>(*)</b></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pj-sekda-kabupaten-tangerang-mengutuk-keras-sopir-dan-pengelola-angkutan-tambang-yang-langgar-perbup-nomor-12-tahun-2022/">Pj Sekda Kabupaten Tangerang Mengutuk Keras Sopir dan Pengelola Angkutan Tambang yang Langgar Perbup Nomor 12 Tahun 2022</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/pj-sekda-kabupaten-tangerang-mengutuk-keras-sopir-dan-pengelola-angkutan-tambang-yang-langgar-perbup-nomor-12-tahun-2022/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Tangsel Ungkap Kasus Penganiayaan yang Menyebabkan Satu Orang Meninggal Dunia</title>
		<link>https://matapantura.id/polres-tangsel-ungkap-kasus-penganiayaan-yang-menyebabkan-satu-orang-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://matapantura.id/polres-tangsel-ungkap-kasus-penganiayaan-yang-menyebabkan-satu-orang-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 11:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Dugaan Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Orang Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkap Kasus Tawuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8666</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Palapa (Samping sekolah eranos dekat Bundaran Maruga) RT.03/18, Kelurahan Serua, Kelurahan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, pada Jumat 23 Agustus 2024 sekira pukul 15.11 WIB. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/polres-tangsel-ungkap-kasus-penganiayaan-yang-menyebabkan-satu-orang-meninggal-dunia/">Polres Tangsel Ungkap Kasus Penganiayaan yang Menyebabkan Satu Orang Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <span style="color: #0000ff">Matapantura.id</span></strong> &#8211; <span style="color: #ff0000"><strong>Polres Tangerang Selatan</strong></span> berhasil mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Palapa (Samping sekolah eranos dekat Bundaran Maruga) RT.03/18, Kelurahan Serua, Kelurahan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, pada Jumat 23 Agustus 2024 sekira pukul 15.11 WIB.</p>
<p>Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang menyampaikan, tindakan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia dan atau pengeroyokan, penganiayaan, turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan kejahatan, bahkan perkumpulan lainnya yang dilarang oleh aturan umum kepemilikan senjata tajam jenis celurit.</p>
<p>&#8220;Ini wujud komitmen kami, bahwa kami hadir ditengah masyarakat, dimana kemudian terhadap perkara yang menjadi atensi yang melibatkan anak bahkan ada korban meninggal dunia dapat kita ungkap dalam waktu kurang dari satu minggu secara tuntas,&#8221; jelas Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang dalam Konferensi Pers, di Polres Tangerang Selatan.</p>
<p>Ia mengatakan, atas kasus tersebut pihaknya telah menetapkan dua anak yang berkonflik dengan hukum yaitu berinisial M (16), T (14), dan korban inisial O (14).</p>
<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk menangani terkait tawuran ini tidak berhenti sampai disini, Polres Tangerang Selatan dan jajaran Polsek akan terus melakukan intervensi secara hukum maupun preemtif, preventif dan represif mengatasi masalah tawuran ini,&#8221; sambungnya.</p>
<p><strong>Awal mula kejadian atau konflik tawuran terjadi;</strong></p>
<p>Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang menuturkan, bahwa pada Kamis 22 Agustus 2024, siswa dari dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta yang berada di wilayah Kota Tangerang Selatan saling mengirim Direct Message (DM) melalui media sosial (Medsos) untuk mengadakan tawuran.</p>
<p>Kemudian mereka (rdk- siswa) sepakat untuk melakukan tawuran tersebut pada hari Jumat 23 Agustus 2024 setelah sholat ashar. Selanjutnya, salah satu pihak (admin) dari sekolah swasta tersebut menghubungi kedua orang anak berkonflik dengan hukum (ABH) yaitu M dan T untuk ikut membantu sekolah mereka dalam kegiatan tawuran tersebut.</p>
<p>&#8220;Maka M dan T datang ke tempat dimana mereka biasa berkumpul yaitu pada Jumat 23 Agustus 2024, tepatnya di daerah Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Pada saat M datang ke tempat tersebut, atas inisiatifnya sendiri, dirinya sudah membawa senjata tajam berupa sebilah celurit yang disembunyikan di dalam pakaiannya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Terlebih lagi, mengetahui M membawa sebilah celurit, T langsung pulang ke rumahnya untuk mengambil senjata tajam berupa sebilah celurit miliknya.</p>
<p>&#8220;Ketika di lokasi sekitar jarak 20 meter, pihak korban balik kanan karena melihat ABH membawa sajam berupa celurit, selanjutnya M dan T mengejar sampai ke lampu merah maruga (TKP Pembacokan atau Penganiayaan) dimana posisi korban diatas motor berbonceng tiga. Posisi korban paling belakang (Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV disekitar TKP),&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kondisi lalu lintas padat, dan M berhasil menyusul motor korban kemudian menabrak motor korban sehingga kehilangan keseimbangan kemudian terjatuh. Kemudian M melakukan penganiayaan dengan mengayunkan celurit yang dibawa kearah punggung korban sebanyak empat kali mengakibatkan luka robek dan pendarahan pada tubuh korban. Setelah kejadian korban mendapat pertolongan masyarakat dan kepolisian juga sempat mendapat perawatan di RS Permata Pamulang, dan korban meninggal dunia,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ia menambahkan, akan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan kejadian tersebut dengan metode <em><strong>scientific crime investigation</strong></em>.</p>
<p>&#8220;Kami dalam menetapkan tersangka berdasarkan alat bukti yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah yang melibatkan Puslabfor Polri untuk pengecekan bercak darah yang menempel pada barang bukti yang sudah diamankan di TKP maupun pada tersangka,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Hadir dalam konferensi pers tersebut Wakapolres Tangsel, Kapolsek Ciputat Timur, Kasat Reskrim, Kasat ResNarkoba, Perwakilan Puslabfor Polri, BAPAS Kota Tangerang dan UPTD PPA Kota Tangerang Selatan.</p>
<p>(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/polres-tangsel-ungkap-kasus-penganiayaan-yang-menyebabkan-satu-orang-meninggal-dunia/">Polres Tangsel Ungkap Kasus Penganiayaan yang Menyebabkan Satu Orang Meninggal Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/polres-tangsel-ungkap-kasus-penganiayaan-yang-menyebabkan-satu-orang-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Kawan Muda 17 Kecamatan Panongan Deklarasikan Dukungan untuk Maesyal-Intan</title>
		<link>https://matapantura.id/lagi-kawan-muda-17-kecamatan-panongan-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/</link>
					<comments>https://matapantura.id/lagi-kawan-muda-17-kecamatan-panongan-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2024 03:24:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kawan Muda 17]]></category>
		<category><![CDATA[Maesyal-Intan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Kabupaten Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8583</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Puluhan pemuda dan mahasiswa dari berbagai universitas berkumpul di salah satu Caffe yang berada di Kecamatan Panongan untuk mendeklarasikan dukungan Maesyal-Intan. Kegiatan tersebut adalah bentuk komitmen Kawan Muda 17 untuk akomodir jaringan relawan Maesyal-Intan di Selatan Kabupaten Tangerang. Mengingat kontestasi Pilkada semakin dekat ketua Kawan Muda 17, Said Kosim terus bergerak menjaring [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/lagi-kawan-muda-17-kecamatan-panongan-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/">Lagi, Kawan Muda 17 Kecamatan Panongan Deklarasikan Dukungan untuk Maesyal-Intan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <span style="color: #0000ff">Matapantura.id</span></strong> &#8211; Puluhan pemuda dan mahasiswa dari berbagai universitas berkumpul di salah satu Caffe yang berada di Kecamatan Panongan untuk mendeklarasikan dukungan Maesyal-Intan.</p>
<p>Kegiatan tersebut adalah bentuk komitmen Kawan Muda 17 untuk akomodir jaringan relawan Maesyal-Intan di Selatan Kabupaten Tangerang.</p>
<p>Mengingat kontestasi Pilkada semakin dekat ketua Kawan Muda 17, Said Kosim terus bergerak menjaring dukungan untuk Maesyal-Intan.</p>
<p>&#8220;Kami (KM 17) harus bergerak menjaring dukungan untuk ayah Maesyal dan teh Intan, soalnya kan pilkada dua bulan lagi, ya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kosim juga menjelaskan dalam sambutannya di acara deklarasi bahwa selain pesisir utara kabupaten Tangerang Kawan Muda 17 juga akan membentuk kordinator wilayah selatan dan Tengah.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah di pesisir, dari kosambi sampai keronjo kami (KM 17) sudah terbentuk kowil. Jadi PR-kita sekarang di wilayah selatan dan tengah,&#8221; ucap Said Kosim.</p>
<p>Tatang, Korwil Kawan Muda 17 Panongan menekankan untuk Pilkada besok dia akan mengerahkan seluruh anggotanya untuk mendukung, mengkampanyekan dan memenangkan Maesyal-Intan.</p>
<p>&#8220;Jadikan, malam ini kita (KM 17 Panongan) sudah dibentuk, ya. Nanti saya (Korwil) mau gerakin seluruh anggota,&#8221; sambungnya.</p>
<p>&#8220;Ini juga anggota banyak yang dari mahasiswa, pemuda dan pemudi jadi kita (Korwil Panongan) khusus bergerak di pemilih pemula, Gen-Z dan millenial,&#8221; ringkasnya Tatang.</p>
<p>Dalam deklarasinya, Ketua Korwil Kawan Muda 17 khusus menyasar pemilih pemula, Gen-Z, milenial dan masyarakat luas.</p>
<p>Karena penyumbang DPT cukup besar di Kabupaten Tangerang yaitu pemilih pemula hingga Milenial.</p>
<p>(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/lagi-kawan-muda-17-kecamatan-panongan-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/">Lagi, Kawan Muda 17 Kecamatan Panongan Deklarasikan Dukungan untuk Maesyal-Intan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/lagi-kawan-muda-17-kecamatan-panongan-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kawan Muda 17 Kecamatan Mekar Baru Deklarasikan Dukungan untuk Maesyal-Intan</title>
		<link>https://matapantura.id/kawan-muda-17-kecamatan-mekar-baru-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/</link>
					<comments>https://matapantura.id/kawan-muda-17-kecamatan-mekar-baru-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 11:14:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kawan Muda 17]]></category>
		<category><![CDATA[Maesyal-Intan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendukung Maesyal-Intan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Kembali dukungan demi dukungan mengalir untuk calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tangerang. Sebanyak 40 relawan kawan muda 17 menggelar aksi diskusi dan strategi perluas wilayah untuk memenangkan Maesyal-Intan. Kawan Muda 17 terus memperluas inovasi politik ke wilayah-wilayah pesisir Kabupaten Tangerang. Ketua Umum Kawan Muda 17 Said Kosim mengatakan dalam sambutannya,&#8221;Jadi ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/kawan-muda-17-kecamatan-mekar-baru-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/">Kawan Muda 17 Kecamatan Mekar Baru Deklarasikan Dukungan untuk Maesyal-Intan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <span style="color: #0000ff">Matapantura.id</span></strong> &#8211; Kembali dukungan demi dukungan mengalir untuk calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tangerang. Sebanyak 40 <span style="color: #ff0000"><strong>relawan kawan muda 17</strong></span> menggelar aksi diskusi dan strategi perluas wilayah untuk memenangkan <span style="color: #ff0000"><strong>Maesyal-Intan</strong></span>.</p>
<p><span style="color: #ff0000"><strong>Kawan Muda 17</strong></span> terus memperluas inovasi politik ke wilayah-wilayah pesisir Kabupaten Tangerang. Ketua Umum Kawan Muda 17 Said Kosim mengatakan dalam sambutannya,&#8221;Jadi ini komitmen kami, Kawan Muda 17. Sebagai relawan yang bergerak di <em><strong>grassroot</strong></em> untuk mengkampanyekan ayah Maesyal dan teh Intan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selain mengkampanyekan Maesyal-Intan Ketua Umum Kawan Muda 17 juga menyampaikan beberapa strategi politik untuk mengkampanyekan jagonya.</p>
<p>&#8220;Nah kami juga (rdk- Kawan Muda 17) sedang gencar melakukan aksi nyata baik di media sosial ataupun di lapangan, sehingga masyarakat yang belum tau ayah Maesyal dan teh Intan dikenal di masyarakat luas,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Mujeni atau kerap disapa Om Jen sebagai Korwil Kawan Muda 17 Kecamatan Mekar Baru menegaskan dalam sambutannya di acara deklarasi,&#8221;Insya Allah kami sudah membentuk kordinator Desa sampai TPS, jadi sudah aman lah, ketua,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Om Jen juga menuturkan, untuk Kawan Muda 17 di Kecamatan Mekar Baru akan secepatnya menghadirkan Maesyal untuk datang dan menyapa masyarakat di Kecamatan Mekar Baru.</p>
<p>&#8220;Iya kami juga akan adakan agenda untuk mendatangkan ayah Maesyal ke Mekar Baru, biar masyarakat dan ibu-ibu tau nih sama pemimpinnya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>(Syahroni)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/kawan-muda-17-kecamatan-mekar-baru-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/">Kawan Muda 17 Kecamatan Mekar Baru Deklarasikan Dukungan untuk Maesyal-Intan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/kawan-muda-17-kecamatan-mekar-baru-deklarasikan-dukungan-untuk-maesyal-intan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menanti Keberanian Dittipidum Bareskrim Polri Selesaikan Sengketa Tanah 29 Tahun di Bencongan Kelapa Dua</title>
		<link>https://matapantura.id/menanti-keberanian-dittipidum-bareskrim-polri-selesaikan-sengketa-tanah-29-tahun-di-bencongan-kelapa-dua/</link>
					<comments>https://matapantura.id/menanti-keberanian-dittipidum-bareskrim-polri-selesaikan-sengketa-tanah-29-tahun-di-bencongan-kelapa-dua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 05:15:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Kismet Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum Ditjen Perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Satu Stop Sukses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8513</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Selama hampir tiga dekade, sengketa tanah seluas 14 hektar di kawasan Karawaci, Tangerang, telah menjadi polemik yang tak kunjung usai. PT. Satu Stop Sukses (SSS), salah satu pihak yang merasa dirugikan dalam kasus ini, kini mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Kisah sengketa ini bermula pada tahun 1993 ketika PT. Bina [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/menanti-keberanian-dittipidum-bareskrim-polri-selesaikan-sengketa-tanah-29-tahun-di-bencongan-kelapa-dua/">Menanti Keberanian Dittipidum Bareskrim Polri Selesaikan Sengketa Tanah 29 Tahun di Bencongan Kelapa Dua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <span style="color: #0000ff;">Matapantura.id</span></strong> &#8211; Selama hampir tiga dekade, sengketa tanah seluas 14 hektar di kawasan Karawaci, Tangerang, telah menjadi polemik yang tak kunjung usai. <span style="color: #ff0000;"><strong>PT. Satu Stop Sukses (SSS)</strong></span>, salah satu pihak yang merasa dirugikan dalam kasus ini, kini mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut.</p>
<p>Kisah sengketa ini bermula pada tahun 1993 ketika PT. Bina Sarana Mekar, dengan bantuan oknum Ditjen Perkebunan, diduga memindahkan lapangan sepakbola dari tanah miliknya ke tanah proyek perkavlingan milik <span style="color: #ff0000;"><strong>Ditjen Perkebunan</strong></span>. Ironisnya, pemindahan ini dilakukan dengan memanfaatkan surat permohonan dari warga setempat yang ingin memiliki lapangan sepakbola baru.</p>
<p>Dalam perkembangannya, pemindahan lapangan sepakbola tersebut justru berdampak pada pemblokiran lahan seluas 14 hektar yang mencakup 162 kavling tanah milik warga dan fasilitas umum lainnya. Akibatnya, ratusan pemilik kavling kesulitan mengakses dan memanfaatkan tanah milik mereka.</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Kismet Chandra, Direktur Utama PT. SSS,</strong></span> mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya keras untuk menyelesaikan masalah ini secara hukum. Surat permohonan penyelesaian sengketa telah diajukan kepada Presiden, Kapolri, dan sejumlah pejabat tinggi negara lainnya. Menanggapi hal ini, Kapolri telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p><strong>Sengketa tanah ini menyoroti sejumlah permasalahan serius, di antaranya:</strong></p>
<p>* Penyalahgunaan wewenang: Dugaan keterlibatan oknum Ditjen Perkebunan dalam proses pemindahan lapangan sepakbola menunjukkan adanya penyalahgunaan wewenang yang merugikan banyak pihak.<br />
* Kerugian materiil dan immateril: Ratusan pemilik kavling mengalami kerugian materiil akibat tidak dapat memanfaatkan tanah milik mereka secara optimal. Selain itu, mereka juga mengalami kerugian immateril berupa ketidakpastian hukum dan kerugian psikologis.<br />
* Kelemahan penegakan hukum: Lambatnya proses penyelesaian kasus ini menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.</p>
<p><strong>Sengketa Lahan 14 Hektare di Tangerang: Antara Klaim dan Fakta</strong></p>
<p>Sebuah sengketa lahan seluas 14 hektare di Desa Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang ini melibatkan PT. Satu Stop Sukses (SSS), Paguyuban Bina Mitra, dan sejumlah pihak lainnya.</p>
<p>Pusat perselisihan terletak pada kepemilikan dan penggunaan lahan tersebut. PT. SSS mengklaim memiliki hak atas dua kavling di lahan tersebut, yang di atasnya telah dibangun lapangan sepakbola. Klaim ini didukung oleh hasil penunjukkan batas yang telah dilakukan di hadapan penyidik dari Subdit II Mabes Polri.</p>
<p>Namun, Yayan Permana selaku Ketua Paguyuban Bina Mitra berusaha menghambat proses penunjukkan batas tersebut. Ia mengklaim bahwa lahan seluas 14 hektare tersebut merupakan tanah negara yang seharusnya didistribusikan kembali. Klaim ini pun didukung oleh sejumlah dokumen, seperti keputusan BPN dan putusan Mahkamah Agung.</p>
<p><strong>Fakta yang Terungkap:</strong></p>
<p>* Kesalahan alamat: Keputusan BPN RI tahun 1991 yang dijadikan dasar oleh Paguyuban Bina Mitra ternyata merujuk pada lahan yang berbeda.<br />
* Dokumen palsu: Beberapa dokumen yang digunakan untuk menggugat kepemilikan lahan ternyata palsu.<br />
* Putusan pengadilan: Pengadilan telah menyatakan bahwa surat keterangan garap yang dikeluarkan oleh Lurah Bencongan adalah palsu.<br />
* Pembongkaran bangunan: Pada tahun 2012, Pemkab Tangerang telah melakukan pembongkaran bangunan-bangunan liar di lahan tersebut.<br />
* Uang kerohiman: Sebagian besar penggarap telah menerima uang kerohiman sebagai ganti rugi.</p>
<p>Dari fakta-fakta yang terungkap, terlihat bahwa klaim Paguyuban Bina Mitra mengenai kepemilikan lahan tersebut tidak berdasar. Sebaliknya, PT. SSS memiliki bukti-bukti yang kuat untuk mendukung klaim kepemilikannya.<br />
Kasus ini menunjukkan betapa rumitnya sengketa lahan di Indonesia. Seringkali, kepentingan pribadi dan kelompok lebih diutamakan daripada hukum dan keadilan.</p>
<p>(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/menanti-keberanian-dittipidum-bareskrim-polri-selesaikan-sengketa-tanah-29-tahun-di-bencongan-kelapa-dua/">Menanti Keberanian Dittipidum Bareskrim Polri Selesaikan Sengketa Tanah 29 Tahun di Bencongan Kelapa Dua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/menanti-keberanian-dittipidum-bareskrim-polri-selesaikan-sengketa-tanah-29-tahun-di-bencongan-kelapa-dua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Tangerang Pimpin Apel Perayaan HUT RSUD Balaraja</title>
		<link>https://matapantura.id/pj-bupati-tangerang-pimpin-apel-perayaan-hut-rsud-balaraja/</link>
					<comments>https://matapantura.id/pj-bupati-tangerang-pimpin-apel-perayaan-hut-rsud-balaraja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 01:49:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RSUD Balaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Bupati Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8509</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony memimpin apel pagi dalam rangka HUT ke-13 RSUD Balaraja. Apel tersebut digelar di halaman Kantor RSUD Balaraja, Jumat (20/9/24). Dalam amanatnya, Pj Bupati Tangerang Andi Ony mengatakan momen HUT ke-13 RSUD Balaraja tahun 2024 menjadi motivasi seluruh karyawan untuk terus berinovasi meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pj-bupati-tangerang-pimpin-apel-perayaan-hut-rsud-balaraja/">Pj Bupati Tangerang Pimpin Apel Perayaan HUT RSUD Balaraja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <span style="color: #0000ff">Matapantura.id</span></strong> &#8211; Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony memimpin apel pagi dalam rangka HUT ke-13 RSUD Balaraja. Apel tersebut digelar di halaman Kantor RSUD Balaraja, Jumat (20/9/24).</p>
<p>Dalam amanatnya, Pj Bupati Tangerang Andi Ony mengatakan momen HUT ke-13 RSUD Balaraja tahun 2024 menjadi motivasi seluruh karyawan untuk terus berinovasi meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Atas nama pribadi dan pemerintah, kami mengucapkan selamat ulang tahun untuk RSUD Balaraja yang ke-13. Manfaatkan momen ini untuk terus membudayakan visi, misi kemudian budaya organisasi sampai dengan moto untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan mampu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang,&#8221; ucap Pj Andi Ony.</p>
<p>Lanjut dia, RSUD Balaraja diberikan amanat untuk memberikan pelayanan publik di sektor kesehatan. Untuk itu, RSUD Balaraja tidak bisa berkecil hati dan alergi terhadap segala kritik, keluhan dan komplain masyarakat. Keluhan, saran, dan kritik harus menjadi bahan untuk berbuat lebih baik lagi ke depan.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai menyerah. Lakukan yang terbaik untuk masyarakat. Wajar saja orang minta dilayani, kita sebagai pemberi pelayanan harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Jangan masyarakat baru masuk, langsung tidak dibuat nyaman, langsung dibuat tegang dan dibuat takut,&#8221; tegasnya</p>
<p>Dia berpesan kepada seluruh jajaran RSUD Balaraja untuk benar-benar meresapi, memahami, dan mengimplementasikan budaya, visi, misi dan moto RSUD Balaraja dengan baik.</p>
<p>&#8220;Saya harapkan kiranya itu menjadi budaya kerja dan kebiasaan dari seluruh jajaran yang ada di RSUD Balaraja untuk melakukan pelayanan yang terbaik. Mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan menjadi ladang amal kita baik kita sebagai sesama manusia maupun kita sebagai makhluk ciptaan Allah,&#8221; tuturnya</p>
<p>Sementara itu, Dirut RSUD Balaraja, dr. Corah Usman mengatakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-13 RSUD Balaraja, pihaknya telah menggelar berbagai selama 1 bulan, mulai tanggal 24 Juli 2024 sampai dengan 20 September 2024.</p>
<p>&#8220;Kegiatan tersebut antara lain: khitanan massal, santunan anak yatim, perlombaan olahraga, perlombaan tradisional, donor darah, lomba memancing, cerdas cermat, lomba desain poster edukasi kesehatan, seminar ilmiah, lomba kebersihan dan kerapihan ruangan, dan pemilihan pegawai dengan kinerja terbaik hingga ke acara puncak yang diselenggarakan hari ini,&#8221; jelas dr. Corah.</p>
<p>Dia berharap semoga rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka HUT RSUD tahun ini bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan-kegiatan berikutnya, dan dijadikan ajang silaturahmi antar pegawai dan masyarakat sekitar RSUD Tigaraksa.</p>
<p>&#8220;Penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memperingati hari ulang tahun RSUD Balaraja dan menjadi momentum untuk perbaikan pelayanan RSUD Balaraja terhadap masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar RSUD Balaraja dengan masyarakat yang berada di sekitar lingkungan RSUD Balaraja serta untuk menjaga keharmonisan pegawai,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>(rls)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pj-bupati-tangerang-pimpin-apel-perayaan-hut-rsud-balaraja/">Pj Bupati Tangerang Pimpin Apel Perayaan HUT RSUD Balaraja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/pj-bupati-tangerang-pimpin-apel-perayaan-hut-rsud-balaraja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HRD PT Plambindo Curtama Enggan Menemui Wartawan, Security: Harus Ada Janji Dahulu</title>
		<link>https://matapantura.id/hrd-pt-plambindo-curtama-enggan-menemui-wartawan-security-harus-ada-janji-dahulu/</link>
					<comments>https://matapantura.id/hrd-pt-plambindo-curtama-enggan-menemui-wartawan-security-harus-ada-janji-dahulu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Sep 2024 00:20:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga gaji tak dibayarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[LBH ARB]]></category>
		<category><![CDATA[PT Plambindo Curtama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8466</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Pihak PT Plambindo Curtama enggan menemui wartawan pada saat hendak dikonfirmasi terkait Asmir merupakan buruh pabriknya yang diduga hak gajinya selama tiga bulan tidak dibayarkan. Saat di lokasi perusahaan, seorang Security (rdk- Keamanan) yang mengatakan, bahwa sebelumnya harus adakan janji terlebih dahulu dengan HRD PT Plambindo. &#8220;Maaf saya hanya tugas saja, kata [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/hrd-pt-plambindo-curtama-enggan-menemui-wartawan-security-harus-ada-janji-dahulu/">HRD PT Plambindo Curtama Enggan Menemui Wartawan, Security: Harus Ada Janji Dahulu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang,</strong> <span style="color: #0000ff"><strong>Matapantura.id</strong></span> &#8211; Pihak <strong><span style="color: #ff0000">PT Plambindo Curtama </span></strong>enggan menemui wartawan pada saat hendak dikonfirmasi terkait Asmir merupakan buruh pabriknya yang diduga hak gajinya selama tiga bulan tidak dibayarkan.</p>
<p>Saat di lokasi perusahaan, seorang <em><strong>Security</strong></em> (rdk- Keamanan) yang mengatakan, bahwa sebelumnya harus adakan janji terlebih dahulu dengan <span style="color: #ff0000"><strong>HRD PT Plambindo.</strong></span></p>
<p>&#8220;Maaf saya hanya tugas saja, kata Bu Eva HRD harus janji dahulu baru bisa bertemu,&#8221; kata <em><strong>Security</strong></em> saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/9/2024).</p>
<p>Sementara itu, <span style="color: #ff0000"><strong>Nuryadi Dot Lembaga Badan Hukum (LBH) Aspirasi Rakyat Bersatu (ARB)</strong> </span>kecewa dengan pihak <span style="color: #ff0000"><strong>HRD PT Plambindo Curtama</strong></span> yang tidak bisa menemuinya pada saat melakukan konfirmasi terkait Asmir buruh pabrik yang diduga tidak dibayarkan gajinya selama tiga bulan.</p>
<p>&#8220;Saya kecewa dengan pihak <span style="color: #ff0000"><strong>HRD PT Plambindo Curtama</strong></span>, karena tidak bisa bertemu untuk klarifikasi soal buruh pabriknya yang diduga tidak dibayarkan hak gaji. Padahal dia ada didalam, dan tahu kedatangan wartawan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Nuryadi Dot akan melaporkan dan menyurati pihak perusahaan ke Dinas Ketenagakerjaan, sehingga kedepannya tidak terjadi hal yang serupa.</p>
<p>&#8220;Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, saya akan laporkan dan menyurati pihak perusahaan ke Dinas Ketenagakerjaan agar dapat mendapat sanksi tegas,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>Diberitakan sebelumnya oleh redaksi <span style="color: #0000ff">matapantura.id</span>.</strong></p>
<p><strong>Diduga Hak Gaji Tiga Bulan Tidak Dibayarkan, Buruh Mengeluh dan Akan Adukan Perusahaan ke Dinas Ketenagakerjaan</strong></p>
<p><strong>Tangerang</strong>, <span style="color: #0000ff"><strong>Matapantura.id</strong></span> &#8211; Asmir salah satu buruh pabrik mendatangi PT. Plambindo Curtama, yang berada di Jalan Raya Prancis D9, Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, pada Senin 2 September 2024.</p>
<p>Kedatangannya tersebut, Asmir untuk menuntut hak-haknya berupa gaji yang tidak dibayarkan oleh pihak PT. Plambindo Curtama.</p>
<p>Diketahui bahwa Asmir tidak mendapatkan hak-haknya berupa gaji selama tiga bulan. Namun demikian, tuntutan nya tersebut tidak mendapatkan respon baik dari pihak PT. Plambindo Curtama, meskipun telah mengirimkan surat keterangan sakit yang dikeluarkan RSUD Pakuhaji.</p>
<p><em><strong><span style="color: #0000ff">Baca selengkapnya di</span> <span style="color: #0000ff">https://matapantura.id/diduga-hak-gaji-tiga-bulan-tidak-dibayarkan-buruh-mengeluh-dan-akan-adukan-perusahaan-ke-dinas-ketenagakerjaan/</span></strong></em></p>
<p>(rdk)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/hrd-pt-plambindo-curtama-enggan-menemui-wartawan-security-harus-ada-janji-dahulu/">HRD PT Plambindo Curtama Enggan Menemui Wartawan, Security: Harus Ada Janji Dahulu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/hrd-pt-plambindo-curtama-enggan-menemui-wartawan-security-harus-ada-janji-dahulu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keluarga Korban yang Terlindas Dump Truk di Jalan Raya Pakuhaji, Terganggu Didatangi terus Pihak Perusahaan</title>
		<link>https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/</link>
					<comments>https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 14:02:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kayu Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Dump truk pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Pakuhaji]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga korban yang terlindas dump truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Keluarga almarhum Ilman Sadewa (31) dan Arjuna Ghuanteng (3), ayah dan anak yang tewas setelah terlindas dump truk pasir di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meminta pihak perusahaan dump truk pasir tidak mendatangi terus pihak keluarga almarhum lagi. Sebab menurut keluarga korban, apa yang diinginkan pihak perusahaan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/">Keluarga Korban yang Terlindas Dump Truk di Jalan Raya Pakuhaji, Terganggu Didatangi terus Pihak Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <span style="color: #0000ff">Matapantura.id</span></strong> &#8211; <span style="color: #ff0000"><strong>Keluarga almarhum Ilman Sadewa (31) dan Arjuna Ghuanteng (3), ayah dan anak yang tewas setelah terlindas dump truk</strong></span> pasir di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meminta pihak perusahaan <span style="color: #ff0000"><strong>dump truk pasir</strong></span> tidak mendatangi terus pihak keluarga almarhum lagi.</p>
<p>Sebab menurut keluarga korban, apa yang diinginkan pihak perusahaan <span style="color: #ff0000"><strong>dump truk pasir</strong> </span>telah diberikan (menandatangani surat perdamaian dan membuat video perdamaian).</p>
<p>&#8220;Dan, saya mohon, tolong pemberitaan itu jangan seolah-olah menerima kompensasi. Kompensasi apa yang kita terima? Tidak ada. Kita hanya menerima 43 juta 500 ribu rupiah itupun berupa uang duka dari hari kematian sampai tujuh harinya. Dan setelah itu sudah. Tidak ada kesepakatan apapun,&#8221; kata Lina Herlina, perwakilan keluarga Almarhum Ilman Sadewa dan Arjuna Ghuanteng, Kamis (5/9/2024), siang.</p>
<p>Kemudian, kata Lina Herlina, &#8220;Adapun dari kami pihak keluarga minta diperhatikan untuk anak korban, itupun mereka hanya bilang dipertimbangkan saja. Dan itu tidak ada di atas materai. Kita hanya berupa keinginan mengganjal di hati. Adapun mereka menyetujui atau tidak ataupun melanggar, itu hak mereka. Tapi kita tidak pernah meminta berapapun nominal,&#8221;.</p>
<p>Jadi, lanjut Lina Herlina, ia meminta pihak perusahaan dump truk pasir berhenti mengganggu keluarganya, karena keluarganya merasa terganggu.</p>
<p>&#8220;Silahkan pihak armada kelarkan diranah Pengadilan dan Kepolisian dan jangan bawa keluarga lagi. Jadi kita merasa tuh seolah-olah mentang-mentang kita tidak punya dukungan, kita tidak punya backingan, seenaknya saja mereka menekan kita. Padahal kita sudah legowo banget tidak mempermasalahkan sopir mau dipenjara atau tidak, kalian mau kasih konpensasi atau tidak, kalian mau bertanggung jawab atau tidak,&#8221;.</p>
<p>Sebab itu, kata Lina Herlina lagi, &#8220;Jadi saya minta banget sama pihak armada stop mengganggu teteh saya (Ade Juhariah, istri Ilman Sadewa sekaligus ibu Arjuna Ghuanteng). Mau apalagi kalian? Nyawa sudah 2, iyakan? Sopir mau dibebasin sudah, surat damai sudah. Mau teteh saya jadi gila? Yang benar aja,&#8221;.</p>
<p>Sebelumnya, pihak keluarga korban mengakui telah menandatangani surat dan membuat video perdamaian sesuai permintaan pihak perusahaan dump truk pasir.</p>
<p>Selain itu juga, keluarga almarhum mengakui telah menerima uang duka sebesar 43 juta 500 ribu rupiah dari pihak perusahaan dump truk pasir untuk biaya rumah sakit, ambulan, pemakaman sampai tahlilan selama 7 hari.</p>
<p>&#8220;Adapun proses yang sedang berlangsung di Pengadilan, itu sudah di luar ranah keluarga korban. Karena keluarga korban sudah memberikan statment perdamaian berupa video. Adapun sopir mau bebas atau tidak itu silahkan. Itu bukan ranahnya kita lagi. Silahkan pihak armada (perusahaan dump truk pasir),&#8221; imbuhnya.</p>
<p>(rls)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/">Keluarga Korban yang Terlindas Dump Truk di Jalan Raya Pakuhaji, Terganggu Didatangi terus Pihak Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
