Wali Kota Tangerang Hadiri Sekaligus Membuka Kegiatan Konsultasi Publik KLHS RPJPD

Avatar photo
Wali Kota
Konsultasi Publik.
banner 120x600

Matapantura.id, Tangerang – Wali Kota Tangerang H. Arief R Wismansyah menghadiri sekaligus membuka kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tangerang.

Kegiatan tersebut yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, bertempat di Fame Hotel Gading Serpong, Rabu, (31/5/2023).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh perwakilan badan usaha, LSM serta masyarakat pegiat lingkungan di Kota Tangerang tersebut, Wali Kota, menekankan pentingnya pembahasan dan pengkajian tentang lingkungan hidup strategis agar dapat mengidentifikasi persoalan-persoalan lingkungan dan mencari alternatif pemecahannya.

“Di era modern ini, era industri, berbagai tantangan dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup ini semakin kompleks. Mulai dari cuaca, keterbatasan lahan hingga gaya hidup masyarakat zaman sekarang. Gaya hidup konsumtif ini, tentunya kan juga berpengaruh terhadap volume sampah yang dihasilkan sehingga berpengaruh juga pada lingkungan,” kata Arief Walkot Tangerang.

“Nah, tantangan-tantangan seperti inilah yang perlu dikaji agar keberlangsungan dan keseimbangan lingkungan hidup dapat terus terjaga,” sambungnya.

Untuk itu, Arief, mengharapkan melalui kegiatan tersebut dapat muncul kreativitas dan inovasi-inovasi baru untuk menjawab berbagai tantangan serta keterbatasan dalam upaya mempertahankan kelangsungan lingkungan hidup bagi masyarakat.

Tentunya, tambah Arief, yang dibutuhkan adalah solusi-solusi bagaimana agar lingkungan hidup dapat tetap terjaga namun kebutuhan masyarakat juga tetap dapat terpenuhi.

“Misalnya soal keterbatasan lahan, di satu sisi ruang terbuka hijau sangat penting untuk kelestarian lingkungan, namun masyarakat juga membutuhkan ruang publik terbuka untuk beraktivitas, berkegiatan dan bermasyarakat. Nah, tentunya dibutuhkan kreatifitas dan inovasi dalam pemanfaatan lahan yang terbatas tersebut agar dapat digunakan sebagai ruang publik sekaligus ruang terbuka hijau,” ujar Arief.

Baca juga:  Keren! Diskominfo Menggelar Acara Tangerang Digital Festival 2023

Lebih lanjut, Arief, meminta agar kajian-kajian yang nantinya tersusun tersebut dapat direalisasikan dengan langkah serta aksi nyata.

“Makanya, saya minta teman-teman pegiat lingkungan dari berbagai latar belakang agar dapat melakukan langkah-langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kajian-kajian ini, nantinya jangan cuma dikaji saja dan menjadi dokumen serta angka-angka belaka, tetapi tolong diaplikasikan dan diterapkan, termasuk juga di edukasikan kepada masyarakat akan mereka lebih peduli dengan lingkungan dan sadar bahwa lingkungan hidup ini sangat penting dijaga kelestarian dan keberlangsungannya sampai nanti anak cucu kita,” pungkasnya.

(Zarot)