<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengamat Politik Arsip - Mata Pantura</title>
	<atom:link href="https://matapantura.id/tag/pengamat-politik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://matapantura.id/tag/pengamat-politik/</link>
	<description>Jendela Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Oct 2024 14:36:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://matapantura.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-MP-36x36.png</url>
	<title>Pengamat Politik Arsip - Mata Pantura</title>
	<link>https://matapantura.id/tag/pengamat-politik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Maesyal-Intan Dinilai Paling Menguasai Materi</title>
		<link>https://matapantura.id/maesyal-intan-dinilai-paling-menguasai-materi/</link>
					<comments>https://matapantura.id/maesyal-intan-dinilai-paling-menguasai-materi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Oct 2024 14:36:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Debat terbuka]]></category>
		<category><![CDATA[Maesyal-Intan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamat Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Kabupaten Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8873</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Dinilai mampu menjawab semua pertanyaan panelis dan paslon 01 serta 03 dengan tenang dan tepat. Pasangan Calon Bupati-Wakil Tangerang nomor urut 02, Maesyal-Intan dinilai paling menguasai materi dibandingkan paslon lainnya, dalam acara debat terbuka Pilkada 2024 di Hotel Aston, Kota Serang, Sabtu (19/10/24) malam. Dosen Fisip UMT Tangerang Memed Chumaidi menilai, pasangan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/maesyal-intan-dinilai-paling-menguasai-materi/">Maesyal-Intan Dinilai Paling Menguasai Materi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <span style="color: #0000ff">Matapantura.id</span></strong> &#8211; Dinilai mampu menjawab semua pertanyaan panelis dan paslon 01 serta 03 dengan tenang dan tepat. Pasangan Calon Bupati-Wakil Tangerang nomor urut 02, Maesyal-Intan dinilai paling menguasai materi dibandingkan paslon lainnya, dalam acara debat terbuka Pilkada 2024 di Hotel Aston, Kota Serang, Sabtu (19/10/24) malam.</p>
<p>Dosen Fisip UMT Tangerang Memed Chumaidi menilai, pasangan nomor urut 02 Maesyal-Intan sangat menguasai materi, apabila dibandingkan dengan pasangan calon lainnya, yakni 01 dan 03.</p>
<p>&#8220;Dalam debat, Sabtu (19/10) malam kemarin. Pasangan nomor urut 02, terlihat lebih menguasai materi,&#8221; kata Dosen Fisip UMT Tangerang Memed Chumaidi kepada awak media, Minggu (20/10).</p>
<p>Menurut Memed, pasangan Maesyal-Intan ini terlihat dapat menjawab semua pertanyaan, baik itu dari panelis, ataupun dari pasangan calon lainnya. Bahkan, kata Memed setiap pertanyaan yang dilontarkan kepada Maesyal-Intan dapat dijawab dengan tenang, tepat, dan tegas.</p>
<p>&#8220;Pasangan Maesyal-Intan terlihat sangat tenang, dalam menjawab setiap pertanyaan. Baik itu dari panelis ataupun dari paslon lainnya,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Salah satu contoh, kata Memed Chumaedi saat diberikan pertanyaan terkait mekanisme perencanaan anggaran pembangunan. Dirinya, mampu menjelaskan dengan sangat detail dan terarah. Sehingga, para penonton dapat menyimak dan mendapatkan informasi dengan jelas.</p>
<p>&#8220;Dalam pemaparan dan debat kali ini. Saya menilai, Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah benar memahami semua materi,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, untuk pasangan nomor urut 01. Dirinya menilai, bahwa pasangan Mad Romli-Irvansyah terlihat sangatlah tidak memahami materi, karena berkali tidak sinkron antara pertanyaan dengan jawaban yang diberikan.</p>
<p>Salah satu contoh, ketika Maesyal Rasyid memberikan pertanyaan, tentang bagaimana meningkatkan indeks kemandirian fiskal. Calon Bupati nomor urut 01 menjawab dengan jawaban yang tidak selaras dengan pertanyannya.</p>
<p>&#8220;Namun, dijawab melantur. Oleh Calon Bupati Tangerang nomor urut 01, yaitu membiayai UMKM. Jadi seakan tidak memahami makna pertanyaan itu sendiri,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Lalu, yang ke dua. Ketika Calon Wakil Bupati nomor urut 01 diberikan pertanyaan oleh Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 03 (Lerru) tentang bagaimana proyek nasional ataupun daerah, dapat memberikan efek manfaat terhadap masyarakat di Kabupaten Tangerang.</p>
<p>&#8220;Tetapi, lagi-lagi jawaban tidak selaras dengan pertanyaan. Dimana, Cawabup 01 (Irvansyah) menjawab itu, dengan jawaban bahwa pihaknya akan menghapuskan kemiskinan dan meningkatkan layanan kesehatan gratis dengan menggunakan KTP. Tentu ini, sangat tidak nyambung dan asbun,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Lalu, untuk pasangan nomor urut 03, khusunya Calon Bupatinya (Zulkarnain). Memed menilai terlalu over acting dalam diplomasinya. Namun, terindikasi diskriminasi terhadap pemerintahan yang saat ini sedang berjalan.</p>
<p>&#8220;Kalau pasangan no 03, terlalu over acting. Seperti dengan orasi demo,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Namun, Memed mengatakan bahwa untuk menentukan siapa yang layak menjadi Bupati-Wakil Bupati Tangerang, dikembalikan lagi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang itu sendiri, setelah melihat hasil debat pasangan calon, mana yang benar-benar qualified atau berbobot dan mampu membawa Kabupaten Tangerang menjadi lebih baik.</p>
<p>&#8220;Kita kembalikan kepada masyarakat. Siapa calon yang qualified atau berbobot dan mampu membawa Kabupaten Tangerang menjadi lebih baik lagi,&#8221; tutupnya.</p>
<p>(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/maesyal-intan-dinilai-paling-menguasai-materi/">Maesyal-Intan Dinilai Paling Menguasai Materi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/maesyal-intan-dinilai-paling-menguasai-materi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamat Nilai, Pileg dan Pilkada Jauh Berbeda</title>
		<link>https://matapantura.id/pengamat-nilai-pileg-dan-pilkada-jauh-berbeda/</link>
					<comments>https://matapantura.id/pengamat-nilai-pileg-dan-pilkada-jauh-berbeda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Aug 2024 10:01:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Adib Miftahul]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamat Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Kabupaten Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Tangerang &#8211; Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai, perolehan suara Pemilihan Legislatif tidak bisa diselaraskan dengan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nantinya. Karena, kehendak partai tidak mutlak menjadi kehendak rakyat. &#8220;Pandangan saya, Pilkada dan Pemilu Legislatif itu berbeda. Pasalnya, kehendak partai itu hanya dikehendaki elit partai. Maka kehendak partai itu belum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pengamat-nilai-pileg-dan-pilkada-jauh-berbeda/">Pengamat Nilai, Pileg dan Pilkada Jauh Berbeda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #0000ff"><strong>Kabupaten Tangerang</strong></span> &#8211; Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai, perolehan suara Pemilihan Legislatif tidak bisa diselaraskan dengan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nantinya. Karena, kehendak partai tidak mutlak menjadi kehendak rakyat.</p>
<p>&#8220;Pandangan saya, Pilkada dan Pemilu Legislatif itu berbeda. Pasalnya, kehendak partai itu hanya dikehendaki elit partai. Maka kehendak partai itu belum tentu kehendak rakyat,&#8221; kata Adib Miftahul kepada wartawan, Senin (19/8).</p>
<p>Menurut Adib, di Kabupaten Tangerang ini banyak partai-partai yang kopong isinya. Dalam artian, meskipun rekom partai diberikan kepada salah satu bakal calon, belum tentu rekom itu akan linier dengan masyarakat. Karena, Pilkada dan Pilpres lebih melihat kepada sosok, bakal calon bukan kepada partainya.</p>
<p>&#8220;Seperti halnya, di Partai Golkar. Apakah akan ke Mad Romli semua. Itu belum tentu, disana ada vaksi Ahmed Zaki Iskandar dan Intan Nurul Hikmah, tentu tidak akan mendukung Mad Romli. Ataupun PDIP, apakah akan all out semuanya ke Irvansyah. Tentu, hal itu belum tentu terjadi,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Bahkan, kata Adib. Hal itu (Pilkada dan Pileg Berbeda) terjawab oleh fakta pada Pemilu 2024 lalu. Dimana PDIP meraih suara terbanyak di DPR RI, tetapi Ganjar Pranowo-Mahfud MD kebalikannya, yaitu meraih suara terkecil dari dibandingkan Prabowo-Gibran dan Anis-Cak Imin.</p>
<p>&#8220;Bahakan, itu terjawab ketika Pilpres. Dimana suara Ganjar paling buncit. Jika dibandingkan DPR RI, tidak selaras. Karena PDIP peraih suara terbanyak,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Sebelumnya, beredar hitungan suara partai yang menampilkan pasangan Mad Romli-Irvansyah lebih unggul dibandingkan Maesyal-Intan.</p>
<p>(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pengamat-nilai-pileg-dan-pilkada-jauh-berbeda/">Pengamat Nilai, Pileg dan Pilkada Jauh Berbeda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/pengamat-nilai-pileg-dan-pilkada-jauh-berbeda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
