<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korban tenggelam Arsip - Mata Pantura</title>
	<atom:link href="https://matapantura.id/tag/korban-tenggelam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://matapantura.id/tag/korban-tenggelam/</link>
	<description>Jendela Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Dec 2024 01:20:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://matapantura.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-MP-36x36.png</url>
	<title>Korban tenggelam Arsip - Mata Pantura</title>
	<link>https://matapantura.id/tag/korban-tenggelam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lima Hari Tak Kunjung Ditemukan, Ini Penjelasan Agun Guntara Mengenai Korban Tenggelam di Sungai Cidurian</title>
		<link>https://matapantura.id/lima-hari-tak-kunjung-ditemukan-ini-penjelasan-agun-guntara-mengenai-korban-tenggelam-di-sungai-cidurian/</link>
					<comments>https://matapantura.id/lima-hari-tak-kunjung-ditemukan-ini-penjelasan-agun-guntara-mengenai-korban-tenggelam-di-sungai-cidurian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Dec 2024 01:20:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Korban tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Cidurian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=9194</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Tangerang &#8211; Tim SAR gabungan dari tim penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Basarnas Jakarta, dan SAR MTA serta masyarakat terus berupaya melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Cidurian, Kampung Cakung RT 04/01, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler. Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadaman BPBD Kabupaten Tangerang H. Agun Guntara mengatakan, pencarian korban tenggelam yang kini memasuki [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/lima-hari-tak-kunjung-ditemukan-ini-penjelasan-agun-guntara-mengenai-korban-tenggelam-di-sungai-cidurian/">Lima Hari Tak Kunjung Ditemukan, Ini Penjelasan Agun Guntara Mengenai Korban Tenggelam di Sungai Cidurian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Tangerang</strong> &#8211; Tim SAR gabungan dari tim penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Basarnas Jakarta, dan SAR MTA serta masyarakat terus berupaya melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Cidurian, Kampung Cakung RT 04/01, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler.</p>
<p>Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadaman BPBD Kabupaten Tangerang H. Agun Guntara mengatakan, pencarian korban tenggelam yang kini memasuki hari kelima belum juga ditemukan. Namun pihaknya bersama masyarakat dan keluarga korban masih tetap berusaha dan berdoa.</p>
<p>&#8220;Kami sudah menyisir sungai selama lima hari dengan jarak tempuh sekitar 20 kilometer dari titik awal tenggelam. Bahkan pencarian sudah memasuki wilayah Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang,&#8221; terang Agun Guntara dalam keterangan tertulisnya, Jumat 29 November 2024.</p>
<p>Lanjutnya, debit air sungai Cidurian semakin tinggi akibat hujan deras, tetapi pihaknya akan terus berupaya melakukan pencarian korban tenggelam tersebut.</p>
<p>&#8220;Saat ini musim hujan, debit air sungai Cidurian sangat tinggi dan arus yang deras. Ini cukup membahayakan petugas kalau tidak hati-hati, walau begitu petugas tetap melakukan pencarian,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda berusia 14 tahun tenggelam saat berenang di sungai Cidurian, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 26 November 2024 kemarin.</p>
<p>Menurut keterangan Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang, bahwa pemuda 14 tahun itu bernama Raffa Uging, yang beralamat di Kampung Cakung RT 04/01, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.</p>
<p>&#8220;Diduga tenggelam saat berenang di sungai Cidurian kemarin,&#8221; jelasnya, yang dikutip pada akun media sosial <em><strong>@bpbdkabupatentangerang</strong></em>.</p>
<p>***</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/lima-hari-tak-kunjung-ditemukan-ini-penjelasan-agun-guntara-mengenai-korban-tenggelam-di-sungai-cidurian/">Lima Hari Tak Kunjung Ditemukan, Ini Penjelasan Agun Guntara Mengenai Korban Tenggelam di Sungai Cidurian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/lima-hari-tak-kunjung-ditemukan-ini-penjelasan-agun-guntara-mengenai-korban-tenggelam-di-sungai-cidurian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Kedua Korban Tenggelam Ditemukan Tim SAR Gabungan</title>
		<link>https://matapantura.id/akhirnya-kedua-korban-tenggelam-ditemukan-tim-sar-gabungan/</link>
					<comments>https://matapantura.id/akhirnya-kedua-korban-tenggelam-ditemukan-tim-sar-gabungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 17:46:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Korban tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[TNI - Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=6504</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Di hari kedua, Tim damkar dan penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang melakukan pencarian ayah dan anak yang tenggelam di kali Cirarab, tepatnya di Kampung Rancabalok, Desa Cukang Galih, Dusun 4, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (16/3/2024) sekira pukul 15.00 WIB lalu. Pada pencarian di hari kedua tersebut, akhirnya tim damkar dan penyelamatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/akhirnya-kedua-korban-tenggelam-ditemukan-tim-sar-gabungan/">Akhirnya Kedua Korban Tenggelam Ditemukan Tim SAR Gabungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #0000ff;">Tangerang,</span> <a href="https://matapantura.id">Matapantura.id</a></strong> &#8211; Di hari kedua, Tim damkar dan penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang melakukan pencarian ayah dan anak yang tenggelam di kali Cirarab, tepatnya di Kampung Rancabalok, Desa Cukang Galih, Dusun 4, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (16/3/2024) sekira pukul 15.00 WIB lalu.</p>
<p>Pada pencarian di hari kedua tersebut, akhirnya tim damkar dan penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang juga Basarnas berhasil menemukan salah satu korban tenggelam yang bernama Kaira Julianti Salma (3).</p>
<p>&#8220;Kami berhasil menemukan anak yang berusia tiga tahun merupakan anak dari Ahmad Supriyadi (40). Anak tersebut ditemukan sekira pukul 11.20 WIB pada radius 500 meter dari tempat tercebur,&#8221; ungkap personil penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Minggu (17/3/2024).</p>
<p>Sementara itu, korban sang ayah yang bernama Ahmad Supriyadi (40) masih dilakukan pencarian oleh jajaran tim SAR gabungan.</p>
<p>&#8220;Petugas SAR gabungan masih bekerja keras melakukan pencarian dalam situasi guyuran hujan,&#8221; sambungnya.</p>
<p><strong>Korban Kedua Ditemukan</strong></p>
<p>Sekira pukul 16.20 WIB, Minggu (17/3/2024) korban kedua yang tenggelam ditemukan oleh tim SAR gabungan yaitu damkar dan penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang serta Basarnas.</p>
<figure id="attachment_6506" aria-describedby="caption-attachment-6506" style="width: 716px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-6506 size-full" src="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240318_003755.jpg" alt="Tenggelam" width="716" height="340" /><figcaption id="caption-attachment-6506" class="wp-caption-text">Korban ditemukan pada radius 1,5 kilometer dari titik tercebur.</figcaption></figure>
<p>&#8220;Penemuan korban Ahmad Supriyadi (40) tersebut berkat doa-doa semuanya, juga bantuan dari tim serta warga setempat yang sangat peduli. Korban ditemukan pada radius 1,5 kilometer dari titik tercebur, dan saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga agar segera di pulasara,&#8221; paparnya.</p>
<p><strong>(Dani)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/akhirnya-kedua-korban-tenggelam-ditemukan-tim-sar-gabungan/">Akhirnya Kedua Korban Tenggelam Ditemukan Tim SAR Gabungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/akhirnya-kedua-korban-tenggelam-ditemukan-tim-sar-gabungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ayah dan Anak Diduga Tenggelam Saat Memancing di Kali Cirarab</title>
		<link>https://matapantura.id/ayah-dan-anak-diduga-tenggelam-saat-memancing-di-kali-cirarab/</link>
					<comments>https://matapantura.id/ayah-dan-anak-diduga-tenggelam-saat-memancing-di-kali-cirarab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 17:14:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Cirarab]]></category>
		<category><![CDATA[Korban tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=6499</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Telah hilang dua orang (rdk- Ayah dan anak) yang diduga tenggelam saat memancing di kali Cirarab, tepatnya di Kampung Rancabalok, Desa Cukang Galih, Dusun 4, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (16/3/2024) sekira pukul 15.00 WIB. Hal itu dikatakan saksi seorang anak usia delapan tahun yang bernama Rivaldi, bahwa Salma terpeleset dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/ayah-dan-anak-diduga-tenggelam-saat-memancing-di-kali-cirarab/">Ayah dan Anak Diduga Tenggelam Saat Memancing di Kali Cirarab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><span style="color: #0000ff;"><strong>Tangerang</strong></span>, <strong><a href="https://matapantura.id">Matapantura.id</a></strong> &#8211; Telah hilang dua orang (rdk- Ayah dan anak) yang diduga tenggelam saat memancing di kali Cirarab, tepatnya di Kampung Rancabalok, Desa Cukang Galih, Dusun 4, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (16/3/2024) sekira pukul 15.00 WIB.</p>
<p style="text-align: left;">Hal itu dikatakan saksi seorang anak usia delapan tahun yang bernama Rivaldi, bahwa Salma terpeleset dan tercebur ke kali Cirarab, sehingga ayahnya berusaha untuk menolongnya.</p>
<p>&#8220;Salma kepeleset terus ayahnya ngeliat langsung nolong nyebur ke kali juga,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, personil BPBD Kabupaten Tangerang mengatakan, bahwa kedua orang yang diduga tenggelam tersebut ayah dan anak.</p>
<p>&#8220;Benar ada yang tenggelam, saya dapat dari keterangan warga bahwa ayahnya bernama Ahmad Supriyadi (40) dan anaknya Kaira Julianti Salma (3),&#8221; kata personil BPBD Kabupaten Tangerang.</p>
<p>Kendati demikian, keduanya tidak muncul pada saat tim penyelamat dari Damkar Mako Curug menyisir lokasi kejadian tersebut.</p>
<p>&#8220;Pencarian dilakukan mulai dari pukul 15.20 WIB bersama warga setempat juga pihak kepolisian,&#8221; sambungnya.</p>
<figure id="attachment_6501" aria-describedby="caption-attachment-6501" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-large wp-image-6501" src="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2024/03/Screenshot_2024_0318_000340_copy_379x272-400x225.png" alt="Tenggelam " width="400" height="225" srcset="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2024/03/Screenshot_2024_0318_000340_copy_379x272-400x225.png 400w, https://matapantura.id/wp-content/uploads/2024/03/Screenshot_2024_0318_000340_copy_379x272-250x140.png 250w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-6501" class="wp-caption-text">Pencarian ayah dan anak yang diduga tenggelam di kali Cirarab.</figcaption></figure>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, tim penyelamat damkar Mako Curug bersama warga serta kepolisian masih berusaha mencarinya.</p>
<p><strong>(Dani)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/ayah-dan-anak-diduga-tenggelam-saat-memancing-di-kali-cirarab/">Ayah dan Anak Diduga Tenggelam Saat Memancing di Kali Cirarab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/ayah-dan-anak-diduga-tenggelam-saat-memancing-di-kali-cirarab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
