<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus Stunting Arsip - Mata Pantura</title>
	<atom:link href="https://matapantura.id/tag/kasus-stunting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://matapantura.id/tag/kasus-stunting/</link>
	<description>Jendela Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Jul 2023 04:07:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://matapantura.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-MP-36x36.png</url>
	<title>Kasus Stunting Arsip - Mata Pantura</title>
	<link>https://matapantura.id/tag/kasus-stunting/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Presiden Tegaskan Upaya Pemerintah Turunkan Tingkat Stunting di Tanah Air</title>
		<link>https://matapantura.id/presiden-tegaskan-upaya-pemerintah-turunkan-tingkat-stunting-di-tanah-air/</link>
					<comments>https://matapantura.id/presiden-tegaskan-upaya-pemerintah-turunkan-tingkat-stunting-di-tanah-air/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[MATAPANTURA.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2023 04:07:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Tangani Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=2697</guid>

					<description><![CDATA[<p>Matapantura.id &#8211; Presiden Joko Widodo bersama Iriana Joko Widodo meninjau kegiatan upaya penurunan stunting yang dilakukan di Posyandu Sarimulyo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, pada hari Jumat 21 Juli 2023. Dalam keterangannya di hadapan awak media, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan tingkat stunting di setiap daerah terus menurun. “Hari ini saya datang ke Kabupaten Seluma, Provinsi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/presiden-tegaskan-upaya-pemerintah-turunkan-tingkat-stunting-di-tanah-air/">Presiden Tegaskan Upaya Pemerintah Turunkan Tingkat Stunting di Tanah Air</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://Matapantura.id">Matapantura.id</a></strong> &#8211; Presiden Joko Widodo bersama Iriana Joko Widodo meninjau kegiatan upaya penurunan stunting yang dilakukan di Posyandu Sarimulyo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, pada hari Jumat 21 Juli 2023.</p>
<p>Dalam keterangannya di hadapan awak media, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan tingkat stunting di setiap daerah terus menurun.</p>
<p>“Hari ini saya datang ke Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu dalam rangka memastikan anak-anak kita, balita kita sehat semuanya, kita ingin memastikan dalam rangka hari anak nasional bahwa stunting itu selalu turun setiap tahunnya, tidak bisa langsung hilang, tetapi turun,” ucap Presiden.</p>
<p>Lanjutnya, Presiden Jokowi pun mengapresiasi upaya yang dilakukan di Kabupaten Seluma yang telah berhasil menurunkan angka stunting senilai 4 persen dari sebelumnya.</p>
<p>“Saya senang di Kabupaten Seluma turunnya 4 persen, bagus,” ucapnya.</p>
<p>Di posyandu tersebut, Presiden bersama Iriana meninjau rangkaian pemeriksaan fisik terhadap bayi dan balita yang hadir di sana. Presiden Jokowi pun menilai bahwa kegiatan pemeriksaan fisik yang rutin dilaksanakan tersebut merupakan hal yang baik untuk memastikan anak-anak tetap tumbuh dengan sehat.</p>
<p>“Ini untuk memastikan anak-anak kita semuanya sehat dan memiliki masa depan yang baik sebagai sebuah SDM unggul nantinya,” tandasnya.</p>
<p>Selain itu, Presiden kembali menjelaskan bahwa pemerintah memiliki target tingkat stunting secara nasional pada tahun 2024 dapat berada di bawah 14 persen dan hal tersebut akan didukung dengan anggaran yang cukup dari pemerintah.</p>
<p>“Dari pusat setiap tahun karena kita punya target tahun depan 2024 harus di angka 14 persen, di bawah 14 persen, jadi memang anggaran kita selalu naik, karena memang kita ingin itu,” katanya.</p>
<p>Presiden juga turut menyampaikan bahwa pemerintah akan selalu memantau dan mengecek penurunan stunting secara rutin guna mengendalikan tingkat stunting di setiap daerah.</p>
<p>“Kita cek setiap dua minggu, setiap bulan kita cek dan kelihatan siapa yang tinggi, siapa yang turun akan kelihatan, kita selalu kontrol dengan cara-cara yang seperti itu,” ucapnya.</p>
<p>Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kegiatan tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, dan Bupati Seluma Erwin Octavian.</p>
<p>Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/presiden-tegaskan-upaya-pemerintah-turunkan-tingkat-stunting-di-tanah-air/">Presiden Tegaskan Upaya Pemerintah Turunkan Tingkat Stunting di Tanah Air</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/presiden-tegaskan-upaya-pemerintah-turunkan-tingkat-stunting-di-tanah-air/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puskesmas Panunggangan Sosialisasikan Pemenuhan Gizi Seimbang Untuk Penekanan Kasus Stunting di Kota Tangerang</title>
		<link>https://matapantura.id/puskesmas-panunggangan-sosialisasikan-pemenuhan-gizi-seimbang-untuk-penekanan-kasus-stunting-di-kota-tangerang/</link>
					<comments>https://matapantura.id/puskesmas-panunggangan-sosialisasikan-pemenuhan-gizi-seimbang-untuk-penekanan-kasus-stunting-di-kota-tangerang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[MATAPANTURA.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 May 2023 19:37:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Panunggangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=1575</guid>

					<description><![CDATA[<p>Matapantura.id, Tangerang &#8211; Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Panunggangan, Kota Tangerang sosialisasikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak. Sosialisasi tersebut sebagai aksi nyata Pemkot Tangerang melalui Puskesmas Panunggangan untuk penekanan kasus stunting di Kota Tangerang. Sosialisasi itu dilakukan di pos gizi wilayah kerja Puskesmas Panunggangan, Kota Tangerang pada Jumat (19/5/2023). “Kegiatan ini dilakukan sebagai pemenuhan gizi anak. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/puskesmas-panunggangan-sosialisasikan-pemenuhan-gizi-seimbang-untuk-penekanan-kasus-stunting-di-kota-tangerang/">Puskesmas Panunggangan Sosialisasikan Pemenuhan Gizi Seimbang Untuk Penekanan Kasus Stunting di Kota Tangerang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://Matapantura.id" target="_blank" rel="noopener">Matapantura.id</a></strong>, <a href="https://tangerangkota.go.id" target="_blank" rel="noopener">Tangerang</a> &#8211; Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Panunggangan, Kota Tangerang sosialisasikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak.</p>
<p>Sosialisasi tersebut sebagai aksi nyata Pemkot Tangerang melalui Puskesmas Panunggangan untuk penekanan kasus stunting di Kota Tangerang.</p>
<p>Sosialisasi itu dilakukan di pos gizi wilayah kerja Puskesmas Panunggangan, Kota Tangerang pada Jumat (19/5/2023).</p>
<p>“Kegiatan ini dilakukan sebagai pemenuhan gizi anak. Kami melakukan sosialisasi kepada para orang tua bagaimana cara memenuhi gizi pada anak. Ini akan kami monitor terus selama 14 hari ke depan. Harapannya, pra orang tua dapat menerapkan apa yang sudah tim puskesmas sosialisasikan. Sehingga, gizi anak terpenuhi dan angka stunting dapat menurun,” ungkap Kepala Puskesmas Panunggangan, dr. Yumelda Ismawir.</p>
<p>Ia melanjutkan, tak hanya memberikan sosialisasi terkait pemenuhan gizi anak, Puskesmas Panunggangan juga hadir ke sekolah-sekolah khususnya Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah kerja Puskesmas Panunggangan, untuk memberikan tablet tambah darah kepada remaja-remaja putri.</p>
<p>“Kami sudah mendata sekolah-sekolah tersebut, dan para remaja putri meminum tablet tambah darah tersebut di hadapan para petugas puskesmas. Seandainya, mereka tidak masuk saat pemberian tablet tambah darah kami sudah menitipkan tablet tersebut ke petugas UKS di sekolah, atau dapat langsung datang ke puskesmas. Tablet ini juga gratis,” lanjutnya.</p>
<p>Masyarakat diimbau untuk dapat memenuhi gizi anak dan memeriksakan kesehatan anak di Puskesmas. Sehingga, dengan memeriksakan anak ke Puskesmas dapat terpantau perkembangan dan pencegahan apabila anak tersebut tinggi dan berat badannya kurang.</p>
<figure id="attachment_1576" aria-describedby="caption-attachment-1576" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-1576" src="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/05/90521-182845aceb39c9e413e28fd549058cf8-90521-400x225.jpeg" alt="Stunting " width="400" height="225" srcset="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/05/90521-182845aceb39c9e413e28fd549058cf8-90521-400x225.jpeg 400w, https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/05/90521-182845aceb39c9e413e28fd549058cf8-90521-250x140.jpeg 250w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-1576" class="wp-caption-text">Tekan Stunting.</figcaption></figure>
<p>“Saya mengimbau untuk para orangtua datang ke posyandu dan Puskesmas agar tinggi dan berat badan para anak terpantau. Andaikan, jika memang kurang akan ada intervensi dari Puskesmas. Selain itu, di pos gizi ini juga diberikan informasi bagaimana membuat menu dengan gizi yang sempurna,” tutup dr. Yumelda</p>
<p>(Bandi Badut)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/puskesmas-panunggangan-sosialisasikan-pemenuhan-gizi-seimbang-untuk-penekanan-kasus-stunting-di-kota-tangerang/">Puskesmas Panunggangan Sosialisasikan Pemenuhan Gizi Seimbang Untuk Penekanan Kasus Stunting di Kota Tangerang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/puskesmas-panunggangan-sosialisasikan-pemenuhan-gizi-seimbang-untuk-penekanan-kasus-stunting-di-kota-tangerang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Tangerang Targetkan Kasus Stunting Selesai</title>
		<link>https://matapantura.id/pemkot-tangerang-targetkan-kasus-stunting-selesai/</link>
					<comments>https://matapantura.id/pemkot-tangerang-targetkan-kasus-stunting-selesai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[MATAPANTURA.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 May 2023 04:43:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=1498</guid>

					<description><![CDATA[<p>Matapantura.id &#8211; Intervensi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap kasus stunting di Kota Tangerang terus diperkuat. Kini, Pemkot Tangerang pun menargetkan kasus stunting di Kota Tangerang bisa selesai atau rampung, bukan sekadar penurunan angka kasus. Perlu diketahui, berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pemkot-tangerang-targetkan-kasus-stunting-selesai/">Pemkot Tangerang Targetkan Kasus Stunting Selesai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://Matapantura.id" target="_blank" rel="noopener">Matapantura.id</a> &#8211; </strong>Intervensi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap kasus stunting di Kota Tangerang terus diperkuat.</p>
<p>Kini, Pemkot Tangerang pun menargetkan kasus stunting di Kota Tangerang bisa selesai atau rampung, bukan sekadar penurunan angka kasus.</p>
<p>Perlu diketahui, berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil menekan angka stunting dari 15,3 persen pada 2021 menjadi 11,8 2022 dan turun 3,5 persen. Angka ini termasuk terendah di Provinsi Banten.</p>
<p>Intervensi ini pun diperkuat dengan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah yang menugaskan seluruh OPD mengambil peran sesuai dengan tupoksinya, sehingga target ini benar dapat tercapai.</p>
<p>&#8220;Walaupun Kota Tangerang termasuk terendah masalah stunting se-Provinsi Banten, tapi dengan berbagai program dan ikhtiar yang dilakukan, Pemkot Tangerang tetap targetkan permasalahan stunting di Kota Tangerang dapat selesai secara optimal,&#8221; tegas Wali Kota, Selasa (16/5/2023).</p>
<p>Kepala DP3AP2KB, Jatmiko menuturkan, pihaknya di 2022 dalam penanganan stunting membentuk 754 Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di 13 Kecamatan.</p>
<p>&#8220;Terdiri dari kader PKK, tenaga kesehatan dan kader KB, yang bertugas mendampingi keluarga berisiko stunting, dengan sasaran calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, bayi dua tahun (Baduta) dan bayi lima tahun (Balita),&#8221; ujarnya.</p>
<p>Disamping itu, DP3AP2KB juga memiliki program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL).</p>
<p>Selain itu, ada juga program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) yang juga dikuatkan beserta akses pelayanan keluarga berencana.</p>
<p>&#8220;Dalam pergerakannya, DP3AP2KB fokus akan pada pencegahan ataupun pola asuh yang nantinya akan berpengaruh pada perbaikan asupan gizi dan penurunan infeksi hingga angka stunting tertangani dan tidak meningkat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni menyatakan pihaknya telah menggunakan aplikasi SiData untuk melakukan pendataan anak berstatus stunting dengan terinci, yakni by name by address. Sehingga, intervensi yang disiapkan akan lebih sesuai target yang dibutuhkan mereka anak, keluarga atau lingkungan berstatus stunting.</p>
<p>&#8220;Program yang dikerahkan Dinkes, dalam penanganan kasus stunting cukup banyak yaitu dalam konsumsi pangan dilakukan promosi dan konseling menyusui, pemberian makanan bayi anak pada masa 1000 hari pertama kehidupan, suplementasi gizi makro, suplementasi tablet penambah darah, suplemen ibu hamil, vitamin A, kalsium dan zinc serta fasilitas pos gizi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, dr Darto mengungkapkan pihaknya akan fokus untuk selalu memantau dan memeriksa pertumbuhan kehamilan warga Kota Tangerang, dengan tujuan agar meminimalisir terjadinya stunting.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, Dinkes cukup fokus dengan pemantauan pertumbuhan, pemeriksaan kehamilan gratis, pendampingan ibu hamil oleh kader Srikandi, kelas ibu hamil dan balita, posyandu remaja, imunisasi, pemberian obat cacing. Tak sampai disitu, Dinkes juga melakukan penyuluhan calon pengantin dan menyediakan sistem rujukan terintegrasi,&#8221; ungkap dr Darto.</p>
<figure id="attachment_1499" aria-describedby="caption-attachment-1499" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-large wp-image-1499" src="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/05/90383-9679ccb5a92f650b83fcf29e0a6a6775-90383-400x225.jpeg" alt="Stunting " width="400" height="225" srcset="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/05/90383-9679ccb5a92f650b83fcf29e0a6a6775-90383-400x225.jpeg 400w, https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/05/90383-9679ccb5a92f650b83fcf29e0a6a6775-90383-250x140.jpeg 250w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-1499" class="wp-caption-text">dr. Dini Anggraeni.</figcaption></figure>
<p>Ia pun mengaku, keberhasilan penurunan stunting di Kota Tangerang merupakan buah dari kerjasama dengan melakoni program yang ada secara holistik dan integratif.</p>
<p>&#8220;Mulai dari OPD yaitu Dinkes, Bappeda, DP3AP2KB, Disdukcapil, PDAM, Perkim, Diskominfo, Dinsos, DKP, organisasi profesi, media masa, pendidikan, universitas dan pihak swasta, semua bergerak, sadar dan menjadi tanggung jawab,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>(Bandi Badut)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pemkot-tangerang-targetkan-kasus-stunting-selesai/">Pemkot Tangerang Targetkan Kasus Stunting Selesai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/pemkot-tangerang-targetkan-kasus-stunting-selesai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
