<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jalan Raya Pakuhaji Arsip - Mata Pantura</title>
	<atom:link href="https://matapantura.id/tag/jalan-raya-pakuhaji/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://matapantura.id/tag/jalan-raya-pakuhaji/</link>
	<description>Jendela Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Sep 2024 14:02:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://matapantura.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-MP-36x36.png</url>
	<title>Jalan Raya Pakuhaji Arsip - Mata Pantura</title>
	<link>https://matapantura.id/tag/jalan-raya-pakuhaji/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keluarga Korban yang Terlindas Dump Truk di Jalan Raya Pakuhaji, Terganggu Didatangi terus Pihak Perusahaan</title>
		<link>https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/</link>
					<comments>https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 14:02:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kayu Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Dump truk pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Pakuhaji]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga korban yang terlindas dump truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Keluarga almarhum Ilman Sadewa (31) dan Arjuna Ghuanteng (3), ayah dan anak yang tewas setelah terlindas dump truk pasir di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meminta pihak perusahaan dump truk pasir tidak mendatangi terus pihak keluarga almarhum lagi. Sebab menurut keluarga korban, apa yang diinginkan pihak perusahaan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/">Keluarga Korban yang Terlindas Dump Truk di Jalan Raya Pakuhaji, Terganggu Didatangi terus Pihak Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <span style="color: #0000ff">Matapantura.id</span></strong> &#8211; <span style="color: #ff0000"><strong>Keluarga almarhum Ilman Sadewa (31) dan Arjuna Ghuanteng (3), ayah dan anak yang tewas setelah terlindas dump truk</strong></span> pasir di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meminta pihak perusahaan <span style="color: #ff0000"><strong>dump truk pasir</strong></span> tidak mendatangi terus pihak keluarga almarhum lagi.</p>
<p>Sebab menurut keluarga korban, apa yang diinginkan pihak perusahaan <span style="color: #ff0000"><strong>dump truk pasir</strong> </span>telah diberikan (menandatangani surat perdamaian dan membuat video perdamaian).</p>
<p>&#8220;Dan, saya mohon, tolong pemberitaan itu jangan seolah-olah menerima kompensasi. Kompensasi apa yang kita terima? Tidak ada. Kita hanya menerima 43 juta 500 ribu rupiah itupun berupa uang duka dari hari kematian sampai tujuh harinya. Dan setelah itu sudah. Tidak ada kesepakatan apapun,&#8221; kata Lina Herlina, perwakilan keluarga Almarhum Ilman Sadewa dan Arjuna Ghuanteng, Kamis (5/9/2024), siang.</p>
<p>Kemudian, kata Lina Herlina, &#8220;Adapun dari kami pihak keluarga minta diperhatikan untuk anak korban, itupun mereka hanya bilang dipertimbangkan saja. Dan itu tidak ada di atas materai. Kita hanya berupa keinginan mengganjal di hati. Adapun mereka menyetujui atau tidak ataupun melanggar, itu hak mereka. Tapi kita tidak pernah meminta berapapun nominal,&#8221;.</p>
<p>Jadi, lanjut Lina Herlina, ia meminta pihak perusahaan dump truk pasir berhenti mengganggu keluarganya, karena keluarganya merasa terganggu.</p>
<p>&#8220;Silahkan pihak armada kelarkan diranah Pengadilan dan Kepolisian dan jangan bawa keluarga lagi. Jadi kita merasa tuh seolah-olah mentang-mentang kita tidak punya dukungan, kita tidak punya backingan, seenaknya saja mereka menekan kita. Padahal kita sudah legowo banget tidak mempermasalahkan sopir mau dipenjara atau tidak, kalian mau kasih konpensasi atau tidak, kalian mau bertanggung jawab atau tidak,&#8221;.</p>
<p>Sebab itu, kata Lina Herlina lagi, &#8220;Jadi saya minta banget sama pihak armada stop mengganggu teteh saya (Ade Juhariah, istri Ilman Sadewa sekaligus ibu Arjuna Ghuanteng). Mau apalagi kalian? Nyawa sudah 2, iyakan? Sopir mau dibebasin sudah, surat damai sudah. Mau teteh saya jadi gila? Yang benar aja,&#8221;.</p>
<p>Sebelumnya, pihak keluarga korban mengakui telah menandatangani surat dan membuat video perdamaian sesuai permintaan pihak perusahaan dump truk pasir.</p>
<p>Selain itu juga, keluarga almarhum mengakui telah menerima uang duka sebesar 43 juta 500 ribu rupiah dari pihak perusahaan dump truk pasir untuk biaya rumah sakit, ambulan, pemakaman sampai tahlilan selama 7 hari.</p>
<p>&#8220;Adapun proses yang sedang berlangsung di Pengadilan, itu sudah di luar ranah keluarga korban. Karena keluarga korban sudah memberikan statment perdamaian berupa video. Adapun sopir mau bebas atau tidak itu silahkan. Itu bukan ranahnya kita lagi. Silahkan pihak armada (perusahaan dump truk pasir),&#8221; imbuhnya.</p>
<p>(rls)</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/">Keluarga Korban yang Terlindas Dump Truk di Jalan Raya Pakuhaji, Terganggu Didatangi terus Pihak Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/keluarga-korban-yang-terlindas-dump-truk-di-jalan-raya-pakuhaji-terganggu-didatangi-terus-pihak-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanah Berceceran di Jalan Raya Pakuhaji Tangerang, Sejumlah Pengguna Jalan Raya Mengeluh</title>
		<link>https://matapantura.id/tanah-berceceran-di-jalan-raya-pakuhaji-tangerang-sejumlah-pengguna-jalan-raya-mengeluh/</link>
					<comments>https://matapantura.id/tanah-berceceran-di-jalan-raya-pakuhaji-tangerang-sejumlah-pengguna-jalan-raya-mengeluh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 01:11:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Pakuhaji]]></category>
		<category><![CDATA[Keluhan Pengguna Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Berceceran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=7590</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Matapantura.id &#8211; Sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan banyaknya tanah yang berceceran di sepanjang Jalan Raya Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Senin (27/5/2024). Sri salah satu pengendara sepeda motor mengatakan, tanah yang berserakan di Jalan Raya Pakuhaji tersebut sangat menggangu para pengendara roda dua maupun empat. &#8220;Ya setidaknya harus dibersihkan lah jangan dibiarkan seperti [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/tanah-berceceran-di-jalan-raya-pakuhaji-tangerang-sejumlah-pengguna-jalan-raya-mengeluh/">Tanah Berceceran di Jalan Raya Pakuhaji Tangerang, Sejumlah Pengguna Jalan Raya Mengeluh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, <a href="https://matapantura.id">Matapantura.id</a></strong> &#8211; Sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan banyaknya tanah yang berceceran di sepanjang Jalan Raya Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Senin (27/5/2024).</p>
<p>Sri salah satu pengendara sepeda motor mengatakan, tanah yang berserakan di Jalan Raya Pakuhaji tersebut sangat menggangu para pengendara roda dua maupun empat.</p>
<p>&#8220;Ya setidaknya harus dibersihkan lah jangan dibiarkan seperti itu, kasihan kami semua para pengguna jalan,&#8221; kata Sri saat dikonfirmasi wartawan.</p>
<p>Lanjutnya, ia juga berharap agar pihak pemerintah setempat dan daerah, serta pengembang dapat bekerjasama dalam menangani tanah-tanah yang berserakan di jalan raya Pakuhaji tersebut.</p>
<p>&#8220;Ya jangan pada diem-diem bae, padahal mereka tau dan melihat juga kondisi jalan raya tersebut. Kalau gak di bersihin nanti nya kalau hujan tambah licin jalan nya,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Hal senada dikatakan Iis,&#8221;Itu tanah dibersihin napa, keliatannya juga gak bagus. Takut nya banyak pengendara yang jatuh kan, antisipasi atau mencegah itu kan lebih baik dari pada mengobati,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Semoga cepat ditangani lah tanah-tanah yang berserakan itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>(Bandi/rdk)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/tanah-berceceran-di-jalan-raya-pakuhaji-tangerang-sejumlah-pengguna-jalan-raya-mengeluh/">Tanah Berceceran di Jalan Raya Pakuhaji Tangerang, Sejumlah Pengguna Jalan Raya Mengeluh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/tanah-berceceran-di-jalan-raya-pakuhaji-tangerang-sejumlah-pengguna-jalan-raya-mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
