<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Arsip - Mata Pantura</title>
	<atom:link href="https://matapantura.id/tag/dinas-perkim-kabupaten-tangerang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://matapantura.id/tag/dinas-perkim-kabupaten-tangerang/</link>
	<description>Jendela Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 May 2025 04:14:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://matapantura.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-MP-36x36.png</url>
	<title>Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Arsip - Mata Pantura</title>
	<link>https://matapantura.id/tag/dinas-perkim-kabupaten-tangerang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Presiden Asosiasi Toilet Bersama Tim SATO Kunjungi Warga Pakuhaji Tangerang</title>
		<link>https://matapantura.id/presiden-asosiasi-toilet-bersama-tim-sato-kunjungi-warga-pakuhaji-tangerang/</link>
					<comments>https://matapantura.id/presiden-asosiasi-toilet-bersama-tim-sato-kunjungi-warga-pakuhaji-tangerang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 04:14:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Toilet Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perkim Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[SATO Toilet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=9408</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABUPATEN TANGERANG &#8211; Naning Adiwoso, Presiden Asosiasi Toilet Indonesia didampingi Agung Kamasan selaku SATO Leader Indonesia dari LIXIL bersama partner dari Aqualon tim, serta Dinas Perkim Kabupaten Tangerang berkunjung ke rumah warga Kampung Rawa Kopi Rt 02 RW 06, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 21 Mei 2025. Dalam kunjungannya tersebut, memastikan bahwa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/presiden-asosiasi-toilet-bersama-tim-sato-kunjungi-warga-pakuhaji-tangerang/">Presiden Asosiasi Toilet Bersama Tim SATO Kunjungi Warga Pakuhaji Tangerang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABUPATEN TANGERANG</strong> &#8211; Naning Adiwoso, Presiden Asosiasi Toilet Indonesia didampingi Agung Kamasan selaku <span style="color: #ff0000"><strong>SATO</strong></span> Leader Indonesia dari LIXIL bersama partner dari Aqualon tim, serta Dinas Perkim Kabupaten Tangerang berkunjung ke rumah warga Kampung Rawa Kopi Rt 02 RW 06, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 21 Mei 2025.</p>
<p>Dalam kunjungannya tersebut, memastikan bahwa produk dari <span style="color: #ff0000"><strong>SATO</strong></span> yang sudah dipasang sejak 2019 lalu, masih digunakan masyarakat serta masih berfungsi dengan baik.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, tim juga memastikan standarisasi sanitasi yang diterapkan di Kabupaten Tangerang.</p>
<p>Naning Adiwoso, Presiden Asosiasi Toilet Indonesia mengatakan, pihak <span style="color: #ff0000"><strong>SATO</strong></span> datang ke Asosiasi untuk memperkenalkan <span style="color: #ff0000"><strong>SATO</strong></span> dan mengajak kunjungan ke wilayah tersebut, melihat langsung kondisi sanitasi di lokasi ini.</p>
<p>&#8220;Memang sanitasi itu penting, karena itu berkaitan dengan kesehatan dan kekuatan bangsa,&#8221; kata Naning Adiwoso, Presiden Asosiasi Toilet Indonesia, kepada wartawan.</p>
<p>Ia juga menyampaikan, bahwa dirinya sudah mengerjakan asosiasi toilet lebih dari 25 tahun tanpa merubah mindset dan berhasil dengan cara turun langsung ke masyarakat.</p>
<p>&#8220;Supaya mereka merubah mindset budaya, jadi tidak lagi Dolwon dan Doli Brodol dikebun atau dikali ya, tapi ada sanitasi. Dengan dukungan SATO, kami berharap bahwa kami bisa sama-sama membangun Indonesia lebih sehat dan lebih kuat ke depan, karena permasalahannya juga masalah air, masalah kesehatan,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Naning menuturkan bahwa kondisi sanitasi dilokasi tersebut sudah enam tahun dipasang toilet SATO dan masih digunakan oleh masyarakat serta masih berfungsi dengan baik.<br />
Namun demikian, warga pun harus mengetahui tata cara membersihkannya.</p>
<p>&#8220;Bahan pembersihnya yang benar agar bisa tetap bertahan baik warnanya dan tidak pudar. Tapi perilaku masyarakatnya sudah bagus pak ya, tinggal diperbaiki cara memelihara dan membersihkan sanitasi tersebut,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, produk dari SATO tersebut memiliki teknologi yang bagus, sehingga tidak memerlukan banyak air untuk penyiraman.</p>
<p>&#8220;Teknologi i-trap dari SATO itu sangat bagus dan sederhana, tapi berlaku dan selalu tertutup, kalau kita flushing ada tekanan air sehingga katup terbuka,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa produk dari SATO ini sangat bagus karena dapat menghemat penggunaan air dalam penyiraman.</p>
<p>&#8220;Orang Indonesia itu tergolong orang yang menggunakan air banyak seperti kebutuhan untuk solat lima waktu, mandi 2 kali, cuci baju, piring, makan dan lainnya. Jadi dengan produk dari SATO ini kita bisa menghemat air, produk SATO bagus dan tidak terlalu banyak penggunaan airnya. Terimakasih mudah-mudahan kita semua sukses, buat Indonesia sehat, Indonesia kuat,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Agung Kamasan selaku SATO Leader Indonesia mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kepada masyarakat karena sanitasi di lokasi ini masih terjaga dan masyarakat masih menggunakan produk dari SATO toilet.</p>
<p>&#8220;Terimakasih kepada bapak Ari bersama tim, ini program dari tahun 2019 lalu ya, jadi sudah enam tahun. Kami melihat masyarakat disini masih setia menggunakan produk dari SATO dan masih berfungsi dengan baik,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Agung berharap agar masyarakat selalu hidup sehat dengan tidak buang air besar sembarangan (BABS).</p>
<p>&#8220;Tetap jaga kebersihan, agar senantiasa sehat. Saya sangat senang karena masyarakat disini juga sudah bisa merubah perilaku seperti tidak buang air besar sembarangan di kebun, sawah, maupun kali,&#8221; imbuhnya.</p>
<figure id="attachment_9411" aria-describedby="caption-attachment-9411" style="width: 731px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-9411 size-full" src="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250523_095927_copy_1184x972.jpg" alt="SATO " width="731" height="600" srcset="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250523_095927_copy_1184x972.jpg 731w, https://matapantura.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250523_095927_copy_1184x972-24x20.jpg 24w, https://matapantura.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250523_095927_copy_1184x972-36x30.jpg 36w, https://matapantura.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250523_095927_copy_1184x972-48x39.jpg 48w" sizes="(max-width: 731px) 100vw, 731px" /><figcaption id="caption-attachment-9411" class="wp-caption-text">Ibu Unah seorang warga Kampung Rawa Kopi saat menerima bingkisan dari SATO dan partner dari Aqualon tim.</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Unah seorang warga Kampung Rawa Kopi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam bantuan toilet tersebut.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah seneng ya bang, karena kan saya dapat bantuan toilet. Jadi udah gak buang air besar di jamban lagi, terimakasih SATO, terimakasih juga buat pemerintah dan semuanya,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>(Bandi)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/presiden-asosiasi-toilet-bersama-tim-sato-kunjungi-warga-pakuhaji-tangerang/">Presiden Asosiasi Toilet Bersama Tim SATO Kunjungi Warga Pakuhaji Tangerang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/presiden-asosiasi-toilet-bersama-tim-sato-kunjungi-warga-pakuhaji-tangerang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan Proyek SAB Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Dikeluhkan Warga Pakuhaji</title>
		<link>https://matapantura.id/pekerjaan-proyek-sab-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-dikeluhkan-warga-pakuhaji/</link>
					<comments>https://matapantura.id/pekerjaan-proyek-sab-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-dikeluhkan-warga-pakuhaji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Dec 2023 05:27:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perkim Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Keluhan Warga Pakuhaji]]></category>
		<category><![CDATA[SAB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=5082</guid>

					<description><![CDATA[<p>Matapantura.id &#8211; Pekerjaan proyek sarana air bersih (SAB) yang berlokasi di Kampung Kebon Kelapa Rt 02/03, Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Hal itu dikatakan oleh H, salah satu warga yang tidak disebutkan identitasnya, bahwa proyek SAB tersebut proses pengeborannya tidak dalam, sehingga tak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). &#8220;Dalam [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pekerjaan-proyek-sab-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-dikeluhkan-warga-pakuhaji/">Pekerjaan Proyek SAB Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Dikeluhkan Warga Pakuhaji</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://Matapantura.id">Matapantura.id</a></strong> &#8211; Pekerjaan <span style="color: #ff0000"><strong>proyek sarana air bersih</strong></span> (<span style="color: #ff0000"><strong>SAB</strong></span>) yang berlokasi di Kampung Kebon Kelapa Rt 02/03, Kelurahan <strong><span style="color: #ff0000">Pakuhaji</span></strong>, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.</p>
<p>Hal itu dikatakan oleh H, salah satu warga yang tidak disebutkan identitasnya, bahwa proyek <strong><span style="color: #ff0000">SAB</span></strong> tersebut proses pengeborannya tidak dalam, sehingga tak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).</p>
<p>&#8220;Dalam hal ini, adanya dugaan permainan oleh pihak kontraktor dalam mengerjakan proyek <strong><span style="color: #ff0000">SAB</span></strong> yang asal jadi, seakan-akan hanya keluar air saja menurut kontraktor itu sudah bagus. Tetapi bagi saya ini tidak sesuai spesifikasi teknis,&#8221; ucapnya kepada awak media, Jumat (15/12/2023).</p>
<p>Lanjutnya, ia menjelaskan, bahwa proyek SAB berasal dari Dinas Perumahan, Pemukiman, Pemakaman yang dikerjakan melalui CV. Nikko Jaya Pratama dengan nilai proyek sebesar Rp. 99.280.700,- bersumber dana dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD-P) Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2023 tersebut adanya dugaan indikasi korupsi.</p>
<figure id="attachment_5084" aria-describedby="caption-attachment-5084" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-5084 size-large" src="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231215-WA0006-400x225.jpg" alt="SAB" width="400" height="225" srcset="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231215-WA0006-400x225.jpg 400w, https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231215-WA0006-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-5084" class="wp-caption-text">CV Nikko Jaya Pratama.</figcaption></figure>
<p>&#8220;Sudah dijelaskan tadi bahwa proses pengeboran itu tidak dalam, sehingga airnya masih terasa asin, terlebih lagi listrik disini spaning (tegangan listrik yang tidak stabil atau naik turun), serta proyek SAB tersebut tidak menggunakan setpol atau tabliser,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Maka kami dari warga setempat belum bisa merasakan dan menikmati hasil dari pada proyek SAB tersebut dengan sepenuhnya. Kami mohon kepada pihak pengawas dan PPTK Dinas Perkim agar menegur pihak pelaksana serta mengecek ulang proyek SAB itu, sehingga masyarakat bisa menikmati manfaat dari SAB yang diberikan dari Dinas Perkim Kabupaten Tangerang,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>(Bandi Badut)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pekerjaan-proyek-sab-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-dikeluhkan-warga-pakuhaji/">Pekerjaan Proyek SAB Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Dikeluhkan Warga Pakuhaji</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/pekerjaan-proyek-sab-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-dikeluhkan-warga-pakuhaji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek Paving Block Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Yang Berada di Kampung Pelonco Pakuhaji Asal Jadi</title>
		<link>https://matapantura.id/proyek-paving-block-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-yang-berada-di-kampung-pelonco-pakuhaji-asal-jadi/</link>
					<comments>https://matapantura.id/proyek-paving-block-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-yang-berada-di-kampung-pelonco-pakuhaji-asal-jadi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Aug 2023 01:34:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perkim Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[LSM GPRUKK]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Asal Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Paving Block]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=3253</guid>

					<description><![CDATA[<p>Matapantura.id &#8211; Proyek paving block di Kampung Pelonco Rt 015/Rw 004, Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, mendapat sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Perjuangan Rakyat Untuk Keadilan dan Kemakmuran (GPRUKK). Dikatakan Enjang Yuda selaku ketua Kappercam Pakuhaji pada LSM GPRUKK, bahwa pihak pemerintah Kabupaten Tangerang berupaya merealisasikan pembangunan jalan paving block usulan permohonan, agar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/proyek-paving-block-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-yang-berada-di-kampung-pelonco-pakuhaji-asal-jadi/">Proyek Paving Block Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Yang Berada di Kampung Pelonco Pakuhaji Asal Jadi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://Matapantura.id">Matapantura.id</a></strong> &#8211; Proyek paving block di Kampung Pelonco Rt 015/Rw 004, Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, mendapat sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Perjuangan Rakyat Untuk Keadilan dan Kemakmuran (GPRUKK).</p>
<p>Dikatakan Enjang Yuda selaku ketua Kappercam Pakuhaji pada LSM GPRUKK, bahwa pihak pemerintah Kabupaten Tangerang berupaya merealisasikan pembangunan jalan paving block usulan permohonan, agar jalan tersebut bisa dibangun.</p>
<p>&#8220;Tujuan dari pada itu, sudah pastinya masyarakat bisa menggunakan akses jalan menjadi nyaman. Namun sangat disayangkan, ketika saya bersama rekan-rekan media di lokasi, terlihat pekerjaan proyek paving block itu diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan juga terkesan asal jadi,&#8221; kata Enjang Yuda selaku ketua Kappercam Pakuhaji pada LSM GPRUKK, kepada awak media, Sabtu (5/8/2023).</p>
<p>Lanjutnya, Enjang juga menuturkan bahwa pekerjaan proyek paving block yang dikerjakan oleh CV. Banjar Suvarna Sejahtera, dengan nilai Rp. 98.870.000,- yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang tahun 2023 itu diduga banyak kejanggalan.</p>
<p>&#8220;Dengan nilai rupiah yang sangat fantastis, tetapi pekerjaannya sungguh miris, pihak pelaksana adanya dugaan meminimalisir pengeluaran anggaran agar mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Jelas itu saya ucapkan, karena pihak pelaksana tidak bisa memperhitungkan spek dan mutu, sehingga pada bagian sisinya dan material paving block banyak yang retak, tetapi dipaksakan dipasang,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Tak hanya itu, lanjut Enjang, ada beberapa jumlah kastin yang cara pengerjaan nya itu diduga amburadul.</p>
<p>&#8220;Sangat jelas, kastin itu tidak digali lagi saat hendak pemasangan, seharusnya pihak pelaksana harus memberikan arahan kepada pekerja untuk menggali terlebih dahulu, agar paving block itu kuat atau kekar. Ini malah di lokasi proyek saya melihat hanya sebatas dipasang ditutupi abu tanah pada pinggirnya, agar mereka bisa memanipulasi para sosial kontrol dan media,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Di lokasi proyek, masih Enjang, sejumlah kastin yang dipasang diduga asal jadi itu banyak ketidak selarasan, melainkan banyaknya perbedaan.</p>
<p>&#8220;Jadi, temuan saya bersama rekan-rekan media di lokasi proyek yaitu ada kastin yang tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB), pihak pelaksana dengan sengaja memakai kastin ukuran 17 centimeter, yang seharusnya itu pakai 20 centimeter,&#8221; tegas Enjang.</p>
<p>Selain itu, pihak pengawas dari Pemkab Tangerang melalui Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman saat proyek tersebut dimulai tidak ada dilokasi.</p>
<p>&#8220;Jelas ini ada dugaan pihak pengawas Dinas Perkim Kabupaten Tangerang dengan pelaksana atau kontraktor bermain mata, agar mereka bisa meraup keuntungan yang sebesar-besarnya. Hal itu bisa terjadi, karena saat pemasangan atau pekerjaan dimulai, pengawas dari Dinas Perkim tidak ada di lokasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk itu, tambah Enjang, kepada pihak pengawas Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, harus tegas melakukan tindakan kepada pelaksana proyek, agar masyarakat tahu kinerja pengawas terkait proyek paving block tersebut.</p>
<p>&#8220;Apabila pihak pengawas Dinas Perkim Kabupaten Tangerang membiarkan atau mengabaikan begitu saja, tanpa bertindak tegas, maka masyarakat akan kecewa karena telah membayar pajak tetapi digunakan pembangunan yang tidak berkualitas dan bermutu. Besar kemungkinan, proyek tersebut segera hancur, jadi manfaatnya pun tidak terasa lama oleh masyarakat,&#8221; bebernya.</p>
<p>Terlebih lagi, Enjang mengungkapkan, proyek tersebut nantinya akan berdampak kepada para pengguna jalan, yang menyebabkan warga merasa tidak nyaman dengan hasil pajak yang dibayarkan tetapi akses jalan pun tidak berkualitas dan bermutu.</p>
<p>&#8220;Tak hanya itu, para pekerja pun tidak menggunakan APD terkesan abaikan K3. Saya akan menindaklanjuti temuan di lokasi, akan memberikan surat kepada Dinas Perkim Kabupaten juga inspektorat,&#8221; tukasnya.</p>
<figure id="attachment_3254" aria-describedby="caption-attachment-3254" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-large wp-image-3254" src="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/08/20230809_062442_0000_copy_423x279-400x225.png" alt="Dinas Perkim " width="400" height="225" srcset="https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/08/20230809_062442_0000_copy_423x279-400x225.png 400w, https://matapantura.id/wp-content/uploads/2023/08/20230809_062442_0000_copy_423x279-250x140.png 250w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-3254" class="wp-caption-text">Foto: Pekerja tidak menggunakan APD.</figcaption></figure>
<p><strong><a href="https://Matapantura.id">Matapantura.id</a></strong> mencoba mengkonfirmasi salah satu pihak Dinas Perkim Kabupaten Tangerang melalui WhatsApp, namun tidak dapat jawaban atau respon.</p>
<p>Hingga berita ini ditayangkan, pihak-pihak terkait masih belum bisa memberikan keterangan.</p>
<p><strong>(Bandi Badut)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/proyek-paving-block-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-yang-berada-di-kampung-pelonco-pakuhaji-asal-jadi/">Proyek Paving Block Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Yang Berada di Kampung Pelonco Pakuhaji Asal Jadi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/proyek-paving-block-dinas-perkim-kabupaten-tangerang-yang-berada-di-kampung-pelonco-pakuhaji-asal-jadi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
