<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aroma bau menyengat Arsip - Mata Pantura</title>
	<atom:link href="https://matapantura.id/tag/aroma-bau-menyengat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://matapantura.id/tag/aroma-bau-menyengat/</link>
	<description>Jendela Informasi Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Aug 2024 16:04:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://matapantura.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-MP-36x36.png</url>
	<title>Aroma bau menyengat Arsip - Mata Pantura</title>
	<link>https://matapantura.id/tag/aroma-bau-menyengat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengendara Keluhkan Bau Menyengat dari Gubug Sekitar Area Persawahan Kampung Wareng Sukadiri</title>
		<link>https://matapantura.id/pengendara-keluhkan-bau-menyengat-dari-gubug-sekitar-area-persawahan-kampung-wareng-sukadiri/</link>
					<comments>https://matapantura.id/pengendara-keluhkan-bau-menyengat-dari-gubug-sekitar-area-persawahan-kampung-wareng-sukadiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mata Pantura]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2024 16:04:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Aroma bau menyengat]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan liar]]></category>
		<category><![CDATA[Keluhan Pengendara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://matapantura.id/?p=8255</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Tangerang &#8211; Sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan aroma bau yang menyengat saat melintasi Jalan Raya Cirarab, Kampung Wareng, Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 22 Agustus 2024. Hal itu katakan oleh Sri salah satu pengendara sepeda motor, bahwa aroma bau menyengat itu berasal dari gubug yang berada di persawahan, tepatnya di Kampung [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pengendara-keluhkan-bau-menyengat-dari-gubug-sekitar-area-persawahan-kampung-wareng-sukadiri/">Pengendara Keluhkan Bau Menyengat dari Gubug Sekitar Area Persawahan Kampung Wareng Sukadiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #0000ff"><strong>Kabupaten Tangerang</strong></span> &#8211; Sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan aroma bau yang menyengat saat melintasi Jalan Raya Cirarab, Kampung Wareng, Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 22 Agustus 2024.</p>
<p>Hal itu katakan oleh Sri salah satu pengendara sepeda motor, bahwa aroma bau menyengat itu berasal dari gubug yang berada di persawahan, tepatnya di Kampung Wareng, Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.</p>
<p>&#8220;Itu bau banget ya tiap jalan melewati gubug, baunya menyengat saat terhirup. Bahkan pakai masker pun tembus baunya,&#8221; kata Sri kepada wartawan.</p>
<p>Sri mengungkapkan, bahwa gubug tersebut berada di sekitar area persawahan yang berada di wilayah Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.</p>
<p>&#8220;Nampak terlihat itu gubug ada usaha seperti udang yang di jemur, tapi gak tau itu buat apa. Yang jelas-jelas sangat bau tiap hari melintasi jalan area itu, tolong lah disini juga punya hak untuk hirup udara segar bukan bau,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sri berharap, pihak-pihak pemerintah desa, kecamatan, dan Satpol PP Kecamatan dapat membantunya untuk kesehatan bersama.</p>
<p>&#8220;Coba tegur, suratin tuh pemilik usaha, jangan pada diam-diam aja. Kita disini udah terdampak bau kali Cirarab, jangan ditambah sama bau yang lainnya juga,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, <em><strong>Owner</strong></em> atau pemilik pengelola usaha yang berada di gubug tersebut tidak ada di tempat.</p>
<p>Hingga berita ini ditayangkan, wartawan <span style="color: #0000ff"><strong>matapantura.id</strong></span> masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.</p>
<p><strong>(Bandi/rdk)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://matapantura.id/pengendara-keluhkan-bau-menyengat-dari-gubug-sekitar-area-persawahan-kampung-wareng-sukadiri/">Pengendara Keluhkan Bau Menyengat dari Gubug Sekitar Area Persawahan Kampung Wareng Sukadiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://matapantura.id">Mata Pantura</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://matapantura.id/pengendara-keluhkan-bau-menyengat-dari-gubug-sekitar-area-persawahan-kampung-wareng-sukadiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
