Kabupaten Tangerang – Tim SAR gabungan dari tim penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Basarnas Jakarta, dan SAR MTA serta masyarakat terus berupaya melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Cidurian, Kampung Cakung RT 04/01, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadaman BPBD Kabupaten Tangerang H. Agun Guntara mengatakan, pencarian korban tenggelam yang kini memasuki hari kelima belum juga ditemukan. Namun pihaknya bersama masyarakat dan keluarga korban masih tetap berusaha dan berdoa.

“Kami sudah menyisir sungai selama lima hari dengan jarak tempuh sekitar 20 kilometer dari titik awal tenggelam. Bahkan pencarian sudah memasuki wilayah Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang,” terang Agun Guntara dalam keterangan tertulisnya, Jumat 29 November 2024.

Lanjutnya, debit air sungai Cidurian semakin tinggi akibat hujan deras, tetapi pihaknya akan terus berupaya melakukan pencarian korban tenggelam tersebut.

“Saat ini musim hujan, debit air sungai Cidurian sangat tinggi dan arus yang deras. Ini cukup membahayakan petugas kalau tidak hati-hati, walau begitu petugas tetap melakukan pencarian,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda berusia 14 tahun tenggelam saat berenang di sungai Cidurian, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 26 November 2024 kemarin.

Menurut keterangan Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang, bahwa pemuda 14 tahun itu bernama Raffa Uging, yang beralamat di Kampung Cakung RT 04/01, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.

“Diduga tenggelam saat berenang di sungai Cidurian kemarin,” jelasnya, yang dikutip pada akun media sosial @bpbdkabupatentangerang.

***